BerandaBerita Komsos100% Indonesia

100% Indonesia

Published on

spot_img

KOMSOS MANADO. Salah satu pahlawan nasional Republik Indonesia yang juga merupakan seorang Uskup yakni Mgr. Soegijapranata sangat popular dengan semboyannya yang mengakar sampai saat ini. 100 Persen Katolik dan 100 Persen Indonesia. Semboyan itulah yang nilainya terus dipertahankan oleh Orang Muda Katolik Keuskupan Manado pada momentum hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2017. Ada rangkaian kegiatan memperingati hari lahirnya Pancasila yang digagas oleh OMK baik Kevikepan Manado dan Kevikepan Tonsea. Begitu juga dengan OMK Kevikepan Tombulu juga melakukan kegiatan untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila itu.

OMK Kevikepan Manado melakukan kegiatan Vigili Pancasila pada 31 Mei 2017 di Lapangan Mega Mas Manado pukul 15.00 WITA sampai selesai, dengan menghadirkan pemuda lintas agama, baik dari Pemuda Muslim diwakili oleh Ketua GP Ansor Manado, Pemuda Konghucu, Pemuda Buhda, Hindu dan Protestan. Hadir juga perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Kemahasiswaan seperti Pemuda Katolik. GAMKI. KNPI PMKRI. PMHDI. GMKI. GMNI juga dihadiri OMK Kevikepan Tonsea (KATON). Kegiatan Vigili Pancasila itu dihadiri oleh Bapa Uskup Mgr. Josef Suwatan, MSC juga Ketua Komisi Kepemudaan, P. Andreas Rumayar, Pr.  Rangkaian acara kebangsaan lintas agama sore itu diawali dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan yang diiringi oleh Manado Chatolic Orchestra (MCO). Atraksi Kreatif dari pemuda Hindu dan juga Barongsai dari pemuda Konghucu. Atraksi kreatif ini menampilkan perbedaan budaya yang ada Indonesia.

Refleksi tentang nilai-nilai Pancasila dibawakan oleh Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado, P. Andreas Rumayar, Pr dimana semangat 100 Persen Indonesia diangkat dalam refleksi tersebut. Puncak dari perayaan vigili Pancasila ini adalah pemasangan obor perdamaian oleh seluruh pemuka Agama dan ditutup dengan doa dari seluruh lintas agama.

Besoknya 1 Juni 2017 perayaan hari lahirnya Pancasila dihelat oleh OMK Kevikepan Tombulu bertempat di Emmanuel Amphitheater Youth Centre Lotta Pineleng yang juga menghadirkan pemuda lintas agama. Dalam perayaan yang dihadiri ratusan orang muda ini menampilkan atraksi budaya seperti Tarian Kabasaran. Rangkaian kegiatan Pancasila di Kota Manado ini membuktikan bahwa OMK Keuskupan Manado masih terus menanamkan dan meneruskan semangat Mgr. Soegijapranata yakni OMK yang 100 persen Katolik dan 100 Persen Indonesia.

ABO

KONTEN POPULER

Latest articles

PPA PAROKI KAIWATU ISI LIBURAN DENGAN REKOLEKSI

TAMPUSU - Untuk mengisi waktu liburan Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Santa Veronika dari Binasko...

Paus Leo XIV Terbitkan Ensiklik Bersejarah tentang AI dan Martabat Manusia

Vatikan, 15 Mei 2026 — Paus Leo XIV menerbitkan ensiklik pertamanya yang diberi judul...

Dalam Setetes Air, Ada Makna Iman

Dalam Perayaan Ekaristi, ada satu tindakan kecil yang sering tidak terlalu diperhatikan: imam mencampurkan...

Perjalanan Iman Dimulai dari Hal Kecil

Setiap orang dipanggil untuk hidup dekat dengan Tuhan. Namun sering kali kita berpikir bahwa...

More like this

Paus Leo XIV Terbitkan Ensiklik Bersejarah tentang AI dan Martabat Manusia

Vatikan, 15 Mei 2026 — Paus Leo XIV menerbitkan ensiklik pertamanya yang diberi judul...

Roh Kudus Mengubah Ketakutan Menjadi Harapan

Tahuna – Perayaan Hari Raya Pentakosta di Stasi Hati Kudus Bahoi berlangsung penuh sukacita...

Afika Permata Pulumbara Harumkan Nama SMP Katolik Santo Agustinus Tahuna, Raih Juara I O2SN Cabang Pencak Silat

Tahuna – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMP Katolik Santo Agustinus Tahuna. Afika...