100% Indonesia

0
936

KOMSOS MANADO. Salah satu pahlawan nasional Republik Indonesia yang juga merupakan seorang Uskup yakni Mgr. Soegijapranata sangat popular dengan semboyannya yang mengakar sampai saat ini. 100 Persen Katolik dan 100 Persen Indonesia. Semboyan itulah yang nilainya terus dipertahankan oleh Orang Muda Katolik Keuskupan Manado pada momentum hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2017. Ada rangkaian kegiatan memperingati hari lahirnya Pancasila yang digagas oleh OMK baik Kevikepan Manado dan Kevikepan Tonsea. Begitu juga dengan OMK Kevikepan Tombulu juga melakukan kegiatan untuk kembali menghayati nilai-nilai Pancasila itu.

OMK Kevikepan Manado melakukan kegiatan Vigili Pancasila pada 31 Mei 2017 di Lapangan Mega Mas Manado pukul 15.00 WITA sampai selesai, dengan menghadirkan pemuda lintas agama, baik dari Pemuda Muslim diwakili oleh Ketua GP Ansor Manado, Pemuda Konghucu, Pemuda Buhda, Hindu dan Protestan. Hadir juga perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Kemahasiswaan seperti Pemuda Katolik. GAMKI. KNPI PMKRI. PMHDI. GMKI. GMNI juga dihadiri OMK Kevikepan Tonsea (KATON). Kegiatan Vigili Pancasila itu dihadiri oleh Bapa Uskup Mgr. Josef Suwatan, MSC juga Ketua Komisi Kepemudaan, P. Andreas Rumayar, Pr.  Rangkaian acara kebangsaan lintas agama sore itu diawali dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan yang diiringi oleh Manado Chatolic Orchestra (MCO). Atraksi Kreatif dari pemuda Hindu dan juga Barongsai dari pemuda Konghucu. Atraksi kreatif ini menampilkan perbedaan budaya yang ada Indonesia.

Refleksi tentang nilai-nilai Pancasila dibawakan oleh Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado, P. Andreas Rumayar, Pr dimana semangat 100 Persen Indonesia diangkat dalam refleksi tersebut. Puncak dari perayaan vigili Pancasila ini adalah pemasangan obor perdamaian oleh seluruh pemuka Agama dan ditutup dengan doa dari seluruh lintas agama.

Besoknya 1 Juni 2017 perayaan hari lahirnya Pancasila dihelat oleh OMK Kevikepan Tombulu bertempat di Emmanuel Amphitheater Youth Centre Lotta Pineleng yang juga menghadirkan pemuda lintas agama. Dalam perayaan yang dihadiri ratusan orang muda ini menampilkan atraksi budaya seperti Tarian Kabasaran. Rangkaian kegiatan Pancasila di Kota Manado ini membuktikan bahwa OMK Keuskupan Manado masih terus menanamkan dan meneruskan semangat Mgr. Soegijapranata yakni OMK yang 100 persen Katolik dan 100 Persen Indonesia.

ABO

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini