Umat Stasi Santo Yoseph Pekerja Bolitan menggelar acara Pengucapan Syukur Panen Hasil Bumi dirangkaikan dengan peringatan 64 tahun terbentuknya kampung Bolitan pada hari Selasa (1/10/2024). Rangkaian acara pada kegiatan yang dipusatkan di gereja stasi ini diawali dengan ibadah pembukaan Bulan Rosario pada pukul 15.30 WITA. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan perayaan ekaristi yang dipersembahkan oleh Pastor Paroki Raja Damai Banggai, Pastor Tarsisius Kewa Ama, MSC didampingi Pastor Puspo Yowono, MSC.
Perayaan ekaristi diselenggarakan dengan semarak dan hikmat. Perarakan menuju pintu gereja diantar dengan iringan musik tradisional. Paduan suara membawakan lagu-lagu yang bernuansa syahdu sepanjang perayaan ekaristi sebagai ekspresi syukur atas berkat-berkat Tuhan yang telah mereka terima.

Setelah perayaan ekaristi, rangkaian acara syukur ini dilanjutkan dengan ramah tamah yang dilaksanakan di halaman gereja. Acara ramah tamah diisi dengan berberapa kegiatan, yakni atraksi-atraksi, makan bersama, sambutan-sambutan dan penyerahan piagam penghargaan.
Atraksi terbanyak pada ramah tamah ini datang dari anak-anak Sekami Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Stasi Bolitan. Penampilan-penampilan mereka sangat berkesan karena pada hari ini mereka pun merayakan pesta pelindungnya. Beberapa atraksi yang mereka bawakan adalah gerak dan lagu serta pentas drama terbentuknya kampung Bolitan.

Setelah makan malam bersama, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama dibawakan oleh Ketua Stasi Santo Yoseph Pekerja Bolitan, Bpk. Herliko Kadoang. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas semua partisipasi umat sehingga kegaitan perayaan syukur panen ini bisa terlaksana dengan baik. Selanjutnya, ia berterima kasih kepada para pendahulu yang dengan perannya masing-masing telah memberikan dampak bagi perkembangan iman umat di Stasi Bolitan.
Pada sambutan selanjutnya, Pastor Paroki Raja Damai Banggai, Pastor Tarsisius Kewa Ama, MSC mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan syukur ini. Dalam momen yang baik ini, Pastor Ama mengingatkan agar umat selalu bersyukur atas setiap berkat Tuhan dan teristimewa atas berkat iman yang diterima melalui orang-orang tua sejak sekitar 64 tahun yang lalu di kampung ini. Ia berpesan agar umat tetap setia menjaga dan mengembangkan warisan iman Katolik yang telah ditanam oleh para pendahulu di Stasi Bolitan ini.

Selepas sambutan-sambutan, acara selanjutnya adalah penyerahan piagam penghargaan kepada 51 orang yang dianggap berperan besar dalam perkembangan iman umat di Stasi Bolitan selama kurun waktu 64 tahun. Mereka yang diberikan penghargaan ini adalah tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh pemerintahan, tokoh-tokoh gereja dan tokoh pendidikan yang dengan caranya masing-masing telah mengupayakan perkembangan umat dan masyarakat di Stasi Bolitan. ***
