BerandaBerita KomsosHarta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Harta Yang Paling Berharga Adalah Keluarga

Published on

spot_img

Manado – Minggu, 6 Oktober 2024 Hari Minggu Biasa ke XXVII. WR Sta Elisabeth mendapat jadwal pelayanan pada Misa 2 jam 09.00 wita dengan Selebran Pastor Johanis Ohoitimur atau biasa disapa pastor Yong.

Sebelum pelayanan di Gereja, umat WR Sta Elisabeth rutin melaksanakan latihan menyanyi di Aula Sta Elisabeth setiap malam.

Yang bertugas dalam misa 2 adalah MC dan Dirigen Umum oleh Ibu Vonne Langelo, Dirigen Koor oleh Ibu Misha Kristina Elka, Lektor oleh Ibu Staesy Tukunang, Pemazmur oleh Bapak Michael Soukotta.

Di dalam khotbah Pastor Yong mengatakan Paus Fransiskus pada kunjungannya di Jakarta sangat terkesan melihat suami isteri berjalan bersama anak-anaknya, ada anak yang digendong, ada anak yang dituntun.

“Beliau melihat keluarga yang berjalan bersama, suami dan istri menuntun anak-anaknya dan ini menjadi suatu pemandangan yang luar biasa oleh Paus karena menurut Paus banyak di negara maju sekarang ini sudah jarang terlihat suami isteri berjalan bersama anak-anak mereka. Yang terlihat orang berjalan menuntun anjing dan kucing,” urai Pastor Yong.

“Bapak, Ibu, saudara-saudari terkasih hari ini gereja Katolik di seluruh dunia mendengarkan Injil yang sama merenungkan mengenai hidup pernikahan yang kudus,” tutur Pastor Yong.

“Demikianlah mereka bukan lagi dua melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Tuhan, janganlah diceraikan oleh manusia,” tegasnya.

Pernikahan itu bukan kata benda melainkan kata kerja karena pernikahan itu adalah sesuatu yang dinamis, sesuatu yg hidup terus dan yang kita hidupi, pernikahan adalah suatu proses yang dijalani suami istri seumur hidup.

Lebih lanjut pastor mengatakan perkawinan sama dengan sekolah yang tidak ada batasnya. Kalau sekolah secara formal ada batasnya, sekolah dasar tamat sampai kelas 6 demikian juga SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.
Untuk itu pastor menyarankan agar anak-anak yg masih sekolah jangan dulu menikah karena nanti mereka harus sekolah dua kali.

Kemudian pembawa persembahan natura oleh adik Jedd Roentoe, Clayton Tukan, Lionel Tandjaya, Caleb Lalujan.

Sementara Komuni lagu La Voce de Maria dinyanyikan oleh bapak Vincent Tukan.

Sesudah Komuni pastor memberikan berkat kepada anak2 Sekami Paroki Santo Mikael Perkamil.

Tak lupa juga berdoa Doa Santo Mikael. Sebelum berkat pengumuman oleh Sekretaris Paroki bapak Robert Languju. Selanjutnya Berkat dan perutusan oleh Pastor Yong.

Setelah misa umat WR Sta Elisabeth foto bersama dengan Pastor Yong.

Sing to God, Glory to God
Harta yang paling berharga adalah keluarga.

(Komsos WilRoh Sta. Elisabeth, Natasha Dirk)

KONTEN POPULER

Latest articles

En Iyi Slot Versiyonlari dahilinde 7 slots Casino Slot Kilavuzu

Global oyun piyasasinin en saglam noktasi kapasitesindeki 7 slots casino; oyun sahasinda üstün bir...

Alles over gokken zonder Cruks-koppeling

Een erkend casino zonder Cruks opent de deur voor Nederlandse gokkers de ruimte om...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...

More like this

Ziarah Hari Raya Kenaikan Tuhan, Paroki St. Ignatius Manado

Kamis, 14 Mei 2026 Dalam rangka memperingati Hari Raya Kenaikan Tuhan, umat Paroki St....

Menyambut Kristus dalam Ekaristi: Perayaan Komuni Pertama di Paroki St. Ignatius Manado

Manado, 7 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita, haru, dan rasa syukur mewarnai Perayaan...

28 ANAK DI PAROKI KAIWATU “RINTIS JALAN KE SURGA”

KAIWATU – Minggu (8/6/2026) bagi sebagian besar umat Katolik adalah hari ke Gereja. Bagi...