
Pada hari Selasa, 8 April 2025, umat Rayon 9 mengikuti Ibadah Sabda yang dirangkaikan dengan Selebrasi Tobat, sebuah momen rohani yang penuh makna dalam rangka Masa Prapaskah. Kegiatan ini diselenggarakan di kediaman keluarga Suot–Manoppo (Wilayah Rohani St. Paulus), dan dihadiri oleh 55 orang umat yang datang dengan hati penuh kerinduan untuk dipulihkan oleh rahmat Tuhan.

Ibadah dipimpin oleh Bapak Reggy Tumbelaka (St. Petrus), dengan pelayanan Sakramen Tobat oleh Pastor Anton Tukiran, MSC. Firman Tuhan yang dibacakan dari Yohanes 8:1–11 mengangkat kisah perempuan yang berzinah dan pengampunan Yesus yang tanpa syarat. Dalam sabda-Nya, Yesus berkata: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” (Yoh 8:11). Sabda ini menyentuh hati umat dan menjadi pengingat bahwa kasih dan pengampunan Allah jauh lebih besar dari kesalahan kita, asalkan kita datang dengan pertobatan yang tulus.

Selebrasi Tobat dilaksanakan dengan suasana hening dan penuh permenungan, diawali dengan pemeriksaan batin yang mendalam, di mana setiap umat diajak untuk merenungi kembali dosa-dosa pribadi, membuka hati di hadapan Tuhan, dan merindukan pembaruan hidup. Suasana ibadah yang tenang dan sakral memberi ruang bagi umat untuk sungguh mengalami sentuhan kasih Tuhan secara pribadi.

Ibadah ini ditutup dengan berkat kudus oleh Pastor Anton Tukiran, MSC, sebagai peneguhan bahwa setiap orang yang datang kepada Tuhan dengan hati yang hancur dan remuk, tidak akan ditolak-Nya. Melalui Ibadah dan Selebrasi Tobat ini, umat diajak untuk kembali menata hidup dalam terang Sabda, meninggalkan dosa, dan terus bertumbuh dalam kasih, sebagai saksi hidup akan belas kasih Allah yang menghidupkan dan membebaskan.

