
Pada hari Selasa, 8 April 2025, umat dari Wilayah Rohani Sta. Caecilia dan Wilayah Rohani Sto. Albertus Agung melaksanakan Ibadah Tobat dan Penerimaan Sakramen Tobat sebagai bagian dari pendalaman iman dalam masa Prapaskah. Kegiatan ini diadakan di rumah keluarga Prayitno–Mansyur, dan dihadiri oleh 21 orang umat yang dengan penuh kerendahan hati datang untuk mengakui dosa dan memohon pengampunan dari Allah yang Maha Pengasih.
Ibadah tobat dipimpin dengan hikmat oleh Ibu Diana Turambi, dan Sakramen Tobat dilayani oleh Pastor Wilfritds Siunta, Pr. Ibadah berlangsung dengan suasana khusyuk dan hening, diawali dengan pemeriksaan batin pribadi, yang memberi ruang bagi umat untuk merenungkan kesalahan dan keterpisahan mereka dari kasih Allah. Dalam suasana doa yang mendalam, umat menyambut rahmat pengampunan dan pembaruan hidup.
Bacaan Injil dari Matius 22:34–40 mengajak umat untuk kembali pada intisari iman Kristiani, yaitu mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri. Dalam terang sabda ini, umat diajak untuk menyadari bahwa kasih sejati tidak dapat bertumbuh tanpa pertobatan yang sungguh. Dosa seringkali menjadi tembok pemisah antara manusia dengan Allah dan sesamanya, maka Sakramen Tobat menjadi jalan pemulihan, tempat kita menerima kekuatan baru untuk mengasihi dengan tulus.
Ibadah ditutup dengan berkat pastoral dari Pastor Wilfritds Siunta, Pr, yang menandai pengutusan umat untuk kembali menjalani hidup dengan hati yang telah diperbarui. Umat WR Sta. Caecilia dan WR Sto. Albertus Agung menyampaikan terima kasih atas pelayanan penuh kasih dari Pastor Wilfritds, yang menjadi sarana nyata kehadiran Allah yang mengampuni. Kiranya rahmat pertobatan ini meneguhkan umat dalam panggilan hidup kudus dan dalam semangat kasih yang terus berkarya dalam kehidupan sehari-hari.

