BerandaKatekese“Hidup Sebagai Terang di Tengah Dunia”

“Hidup Sebagai Terang di Tengah Dunia”

Published on

spot_img

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus

Dalam Injil Matius 5:14, Yesus berkata:

> “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.”

Yesus tidak berkata, “Kamu akan menjadi terang,” melainkan “Kamu adalah terang.” Artinya, sejak kita dibaptis, kita sudah dipanggil untuk menjadi terang—bukan hanya berbuat baik sesekali, tetapi benar-benar menjadi terang itu sendiri, terus-menerus dan di mana pun kita berada.

Di tengah dunia yang penuh dengan kegelapan—entah itu dalam bentuk kejahatan, kebencian, iri hati, ketidakadilan, atau keputusasaan—kita diajak untuk tidak larut di dalamnya, tetapi justru menghadirkan cahaya Kristus. Terang tidak pernah takut gelap, justru terang hadir untuk mengalahkan kegelapan.

Lalu, bagaimana cara kita menjadi terang?

1. Dengan membawa pengharapanSaat orang lain merasa putus asa, mari kita hadir membawa semangat dan kasih Kristus. Sapaan kecil, doa yang tulus, atau bahkan hanya menjadi pendengar yang baik—itu semua adalah bentuk terang.

2. Dengan menjadi teladan hidup yang jujur dan penuh kasihKetika banyak orang memilih jalan pintas, kita dipanggil untuk tetap berjalan di jalan yang benar. Saat orang lain benci dan menghakimi, kita diajak untuk mengasihi dan mengampuni.

3. Dengan menuntun orang lain kepada KristusHidup kita bisa menjadi cermin bagi orang lain. Bukan dengan memaksa, tapi lewat sikap dan tindakan, orang bisa melihat bahwa Tuhan hidup dalam diri kita.

Namun, tentu tidak mudah menjadi terang. Kadang kita takut dikucilkan, merasa sendirian, atau bahkan lelah karena merasa usaha kita sia-sia. Tapi ingatlah: terang sekecil apa pun tetap punya kekuatan untuk mengusir kegelapan. Bahkan lilin kecil bisa memberi terang di ruangan gelap.

Maka, marilah kita berdoa dan terus memohon kekuatan dari Tuhan, agar kita tidak lelah menjadi terang, di sekolah, di rumah, di media sosial, di antara teman-teman, bahkan kepada orang yang menyakiti kita.

Semoga dengan menjadi terang, kita tidak hanya menyinari dunia, tetapi juga menuntun banyak orang kepada Sang Terang Sejati: Yesus Kristus.

KONTEN POPULER

Latest articles

“Kerahiman Tuhan: Harapan di Tengah Kelemahan”

Minggu Kerahiman Ilahi adalah hari istimewa dalam Gereja Katolik yang dirayakan pada Minggu setelah...

“Gereja yang Bertumbuh dari Iman”

Hari ini kita diajak melihat kembali perjalanan panjang Gereja. Gereja bukan hanya bangunan, tetapi...

Menjadi Remaja yang Kuat dalam Iman

Masa remaja adalah masa yang penuh warna. Ada kebahagiaan, persahabatan, mimpi, tetapi juga ada...

Umat Wilroh Santa Margareta Maria Alocoque Pusat Paroki Berekoleksi Bersama

Banggai – Umat Wilayah Rohani Margareta Maria Alocoque Pusat paroki Raja Damai Banggai berekoleksi...

More like this

“Kerahiman Tuhan: Harapan di Tengah Kelemahan”

Minggu Kerahiman Ilahi adalah hari istimewa dalam Gereja Katolik yang dirayakan pada Minggu setelah...

“Gereja yang Bertumbuh dari Iman”

Hari ini kita diajak melihat kembali perjalanan panjang Gereja. Gereja bukan hanya bangunan, tetapi...

Menjadi Remaja yang Kuat dalam Iman

Masa remaja adalah masa yang penuh warna. Ada kebahagiaan, persahabatan, mimpi, tetapi juga ada...