Banggai – Pada hari Sabtu (9/8/2025), umat yang tercakup dalam Wilayah Rohani Santa Teresia Benedikta dari Salib Stasi Santo Paulus Pososlalongo mengucap syukur atas segala berkat yang mereka terima. Momen ucapan syukur ini dilaksanakan pada perayaan pesta pelindung Santa Teresia Bednedikta dari Salib.
Ucapan syukur umat pertama-tama diwujudkan dalam perayaan ekaristi kudus yang dipersembahkan oleh Pastor Paroki Raja Damai Banggai, Pastor Tarsisius Kewa Ama MSC. Misa syukur yang diikuti oleh umat wilayah rohani dan tokoh-tokoh umat setempat ini dimulai pada pukul 18.00 WITA.
Dilaksanakan di pekarangan rumah, perayaan syukur ini berlangsung meriah. Setelah perayaan ekaristi, umat yang hadir nampak bersemangat mengikuti acara ramah tamah

Pada acara ini, perwakilan Pengurus Wilayah Rohani Santa Teresia Benedikta dari Salib berterima kasih kepada Pastor paroki dan semua umat yang telah bekerjasama menyiapkan acara syukur ini.
“Terima kasih banyak kepada semua pihak yang terlibat. Terima kasih pertama untuk Pastor Paroki yang telah menjadwalkan dan mempersembahkan perayaan ekaristi di wilayah rohani kami. Selanjutnya, terima kasih banyak atas dukungan umat wilayah rohani yang telah bekerjasama menyiapkan persiapan syukur ini”, ungkapnya.
Pada gilirannya, Pastor Tarsisius Kewa Ama MSC mengucapkan selamat atas terselenggaranya perayaan pesta pelindung ini. Ke depan, ia berharap agar umat di wilayah rohani saling mendukung antar pengurus dan anggota sehingga berdampak baik bagi pengembangan iman umat setempat.

“Selamat untuk wilayah rohani Santa Teresia Benedikta dari Salib yang hari ini merayakan pesta pelindung. Ke depan, pengurus dan anggota wilayah rohani perlu untuk terus saling mendukung, agar apa yang dijalani dalam wilayah rohani dapat berdampak nyata pada pengembangan iman umat”, tandasnya.
Ucapan syukur pesta pelindung Wilayah Rohani Santa Teresia Benedikta dari Salib ini akhirnya diwujudkan dalam acara makan malam bersama. Umat yang hadir nampak berbaur sambil menikmati hidangan pada saat tahapan acara yang terakhir ini. ***
