Banggai – Pada hari Rabu pagi (29/10/2025), suasana tempat pembangunan Gereja Stasi Santo Paulus Pososlalongo sudah ramai. Bapak-bapak mulai berdatangan dan mulai menyiapkan alat dan bahan untuk kerja bakti bersama.
Sasaran kerja bakti kali ini adalah pengecoran ring balok bangunan gereja. Sebuah pekerjaan yang cukup besar karena ukuran bangunan yang besar pula.
Hari itu matahari bersinar cerah. Cuaca seperti ini sangat mendukung pekerjaan pengecoran. Umat pun semakin banyak berdatangan dan menyumbangkan tenaganya.
Untuk menyelesaikan pekerjaan ini, diperlukan banyak tenaga. Kerjasama yang baik akan sedikit meringankan pekerjaan. Sebelumnya, bahan bangunan diupayakan oleh masing-masing wilayah rohani sesuai yang ditanggungkan masing-masing.




Saat semua telah siap, pekerjaan mulai dilakukan. Beberapa kelompok orang telah berada di posisi masing-masing. Sebagian di bagian bawah mencampur material pasir, semen dan kerikil dengan alat seadanya. Di bagian atas, sekelompok orang menyiapkan setelan yang akan dibeton.
Tak lama berselang, setelah pekerjaan dimulai, orang-orang sudah mulai berbaris dengan jarak dekat dan saling mengoperkan bahan campuran beton. Barisan ini mengular sampai ke bagian atas bangunan gerja di mana ring balok dibentuk.


Menjelang siang, ibu-ibu mulai berdatangan ke lokasi pembangunan. Masing-masing mereka menjinjing makanan untuk santap siang seluruh pekerja.
Meskipun pekerjaan cukup banyak dan cukup berat, umat Stasi Pososlalongo yang ikut dalam aksi ini tetap semangat. Kerjasama yang baik dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap pembangunan membuat mereka ikhlas menyumbangkan materi dan tenaga yang mereka miliki. ***
