Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi (LC) Keuskupan Manado di Paroki Tahuna berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, di Gereja Pusat Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna. Pada perayaan ini dihadiri oleh anggota LC dari Pusat Paroki maupun stasi-stasi.
Dalam homilinya, RD. Jacob Adilang,Pr menyampaikan refleksi yang kuat dan relevan. Ia mengangkat sosok Santo Georgius sebagai prajurit Romawi dan martir Kristen yang dikenal karena keberanian imannya.
“Ia sering digambarkan sebagai ksatria yang membunuh naga simbol kemenangan atas kejahatan dan iblis. Tetapi lebih dari itu, ia adalah teladan kesetiaan iman yang nyata,” ungkapnya.
Pastor Jacob menuturkan, di tengah kekuasaan Kaisar Diocletianus yang kejam terhadap umat Kristen, Georgius tetap teguh pada imannya. Bahkan, sebagai perwira kesayangan kaisar, ia berani mengecam ketidakadilan tersebut. Pilihan itu membuatnya disiksa hingga akhirnya wafat sebagai martir.

“Kesetiaan pada iman memang tidak mudah, tetapi di situlah nilai sejati seorang murid Kristus,” tegasnya.
Lebih jauh, ia juga menyoroti pesan Paus dalam Tema Hari Komunikasi Sedunia Tahun 2026, “Menjaga Suara dan Wajah Manusia.” Pastor Jacob mengingatkan pentingnya komunikasi yang bermartabat di tengah arus zaman.
“Jangan sampai kita kehilangan wajah kemanusiaan dalam cara berkomunikasi. Baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari, kita harus menghadirkan kata-kata yang membangun, bukan melukai,” pesan Pastor Jacob.
Secara khusus, ia mengajak seluruh anggota LC untuk menjaga marwah Legio Christi dalam setiap pelayanan baik di wilayah rohani, stasi, maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, atribut yang diterima bukan sekadar simbol, tetapi panggilan untuk hidup sebagai saksi iman.
“Jadilah seperti Santo Georgius berani, setia, dan tegas dalam iman. Jangan hanya mengenakan atribut, tetapi hiduplah sebagai kesaksian,” tukasnya. (Riko)
