BITUNG – Perjalanan laut selama kurang lebih 19 jam dari Pelabuhan Nusantara Tahuna menuju Kota Bitung terbayar dengan sambutan penuh kehangatan yang diterima Kontingen Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna.
Setibanya di Kota Bitung, Selasa (30/6/2026), rombongan yang dipimpin Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, RD. Jacob Adilang, Pr, disambut langsung oleh Pastor Paroki Stella Maris Bitung, RD. Bonifasius Dianomo, Pr, bersama jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) serta umat.
Suasana persaudaraan langsung terasa ketika seluruh rombongan dipersilakan beristirahat di kompleks pastoran Paroki Stella Maris Bitung. Sebagai ungkapan kasih dan persaudaraan, pihak paroki juga menyiapkan jamuan makan malam bagi seluruh kontingen sebelum mereka melanjutkan agenda mengikuti Pertemuan Raya dan Konferensi VIII Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata indahnya kehidupan menggereja. Tidak ada sekat antara tamu dan tuan rumah. Yang tampak hanyalah kebersamaan sebagai satu keluarga besar umat Katolik yang dipersatukan dalam iman kepada Kristus.
Ketua KBK Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Lodrik Lalenoh, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas sambutan yang diberikan Paroki Stella Maris Bitung.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pastor RD. Bonifasius Dianomo bersama seluruh jajaran DPP dan umat Paroki Stella Maris Bitung atas sambutan yang begitu hangat serta jamuan makan malam yang telah disiapkan bagi kami. Perhatian dan kasih yang kami terima menjadi kekuatan sekaligus peneguh semangat perjalanan kami. Semoga kebaikan ini menjadi berkat bagi seluruh umat Paroki Stella Maris Bitung,” ujar Lodrik.
Sementara itu, kehadiran Pastor RD. Jacob Adilang bersama rombongan turut mempererat tali persaudaraan antarpastor dan antarparoki di lingkungan Keuskupan Manado.
Pertemuan singkat namun penuh makna itu memperlihatkan bahwa semangat pelayanan Gereja selalu bertumpu pada nilai kebersamaan, saling melayani, dan saling menguatkan.(Riko)
