TAHUNA – Semangat belajar, berkreasi, dan memberdayakan perempuan terus diwujudkan melalui implementasi Program Kerja Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Tahun 2026 Bidang Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE). Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pembuatan Stik Nugget Ikan hasil kolaborasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), Sabtu (07/11/2026), bertempat di Kompleks Persekolahan Katolik.
Dalam kegiatan ini, Politeknik Negeri Nusa Utara menghadirkan Mener Wendy Tanod, yang juga merupakan anggota Bidang PSE Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yohanes Rasul Tahuna. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan keterampilan dan kreativitas perempuan, khususnya dalam mengembangkan potensi hasil perikanan lokal menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.

Pelatihan ini tidak sekadar memberikan pengetahuan tentang cara mengolah ikan menjadi stik nugget, tetapi juga membuka wawasan peserta mengenai peluang usaha berbasis potensi lokal. Melalui keterampilan yang diperoleh, perempuan diharapkan mampu menghasilkan produk yang kreatif, berkualitas, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara Gereja, organisasi perempuan, dan lembaga pendidikan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat. Dengan mengembangkan keterampilan dan kreativitas, perempuan memiliki peluang lebih besar untuk membangun kemandirian ekonomi serta mengambil peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Implementasi Program Kerja Paroki Bidang PSE Tahun 2026 ini menegaskan bahwa pelayanan Gereja tidak hanya berfokus pada kehidupan rohani, tetapi juga hadir dalam menjawab kebutuhan nyata umat melalui pengembangan potensi dan pemberdayaan ekonomi.
Melalui kolaborasi WKRI dan Polnustar, semangat “Belajar, Berkarya, Berdaya!” diharapkan terus bertumbuh. Potensi hasil perikanan lokal bukan hanya menjadi sumber pangan, melainkan juga peluang masa depan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berkelanjutan.
Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna terus mendorong keterlibatan umat dalam program-program pemberdayaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan umat yang mandiri, kreatif, dan sejahtera. (riko)
