BerandaBerita KomsosPerintis Stasi St Mikael Josef Lompoliuw Dapat Ucapan Selamat HUT Dari Pastor...

Perintis Stasi St Mikael Josef Lompoliuw Dapat Ucapan Selamat HUT Dari Pastor Wens

Published on

spot_img

Pastor Paroki Santo Mikael Perkamil, RD Aloisius Wenseslaus Maweikere (Wens) mengucapkan selamat ulang tahun kepada salah satu tokoh perintis Stasi St Mikael, Josef E Lompoliuw ke 85 tahun.

“Selamat Ultah ke 85 bapak Josef E Lompoliuw, salah satu tokoh perintis stasi St Mikael, semoga sehat selalu walau sudah lanjut usia. Tuhan memberkati dan banyak selamat,”

Hal ini diungkapkan Pastor Wens di WA grup Komsos St Mikael Perkamil setelah membaca reportase yang ditulis oleh Komsos Wilayah Rohani St Ursula, Kartini Marintja, pada hari Kamis, 29 Juni 2023.

Bapak Lompoliuw lahir di Manado pada tanggal 28 Juni 1938. Saat ini menempati rumahnya di Jalan Cendrawasih, Lingkungan 3, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Beragama Katolik, memiliki golongan darah ‘O’, dengan tinggi badan 165 cm dan berat badan 66 kg, pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas. Memiliki hobby memasak dan pernah menjadi kepala koki.

Beristrikan Florentina M Sumantri, dan dikaruniakan 3 putra dan 2 putri yaitu Maria Lompoliuw, Paulus Lompoliuw, Agustina Lompoliuw, Richardus Lompoliuw dan Robertus Lompoliuw.

Dengan anak mantu, Perdamean Tarigan,  Nining Suraida, Beny Tuegeh, Yuli dan Ratna.

Lahir dari Ayah Reinhard Lompoliuw dan Ibu Rita Rumambi, memiliki saudari Rosa Lompoliuw dan Wilhemina Lompoliuw.

Pernah menjadi pengurus gereja selama 42 tahun sejak dari Surabaya sampai pindah ke Manado.

Menerima Sakramen Permandian pada 28 juni 1938, juga sudah menerima Sakramen Ekaristi, Sakramen Krisma, Sakramen Perkawinan, Sakramen Tobat dan Sakramen Pengurapan Orang Sakit.

Pesan sekaligus kesaksian hidup sebagai umat Katolik yaitu “Jikalau kamu bersedih, berdoa Rosario dan memohonlah dengan perantaraan Bunda Santa Perawan Maria.”

Pengalaman selama berumah tangga adalah “Saling menguatkan dalam iman Kristiani Katolik.”

Prinsip dalam hubungan bermasyarakat dan dalam pekerjaan yakni “Harus saling membantu dalam suka dan duka.”

Pengalaman hidup dalam iman adalah “Berserah diri dalam iman kepada Yesus Kristus di Gereja Katolik dan mewujudkan kasih secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.(Man Repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...