AYD, Perbedaan yang Menyejukkan

0
1505

Tema yang diusung dalam perhelatan akbar Asian Youth Day (AYD), Living the gospel and the multiculturalism asia dianggap sebagai perayaan yang menyejukkan bagi begitu banyak perbedaan yang ada di Dunia, Asia terutama Indonesia. Sukses dengan Indonesian Youth Day, Komisi Kepemudaan KWI dipercayakan oleh Gereja Asia untuk menjadi tuan rumah AYD. Gereja Katolik Asia hadir di tengah masyarakat yang memiliki tingkat keanekaragaman budaya, agama atau masyarakat multikultur. Indonesia sejatinya dikandung dan dilahirkan dari rahim multikultiral, sehingga Indonesia adalah rumah perbedaan dari berjuta perbedaan yang ada baik, suku, ras, agama, golongan dan kebudayaan yang ada di Indonesia.

AYD sudah 6 kali diadakan di negara-negara yang berbeda-beda. Setiap kali pertemuan mengangkat tema yang berbeda. Istimewanya, AYD ke 7 tahun 2017 ini akan diadakan di Indonesia tepatnya di Keuskupan Agung Semarang.

  • Pertama kali diadakan di Keuskupan Hua Hin Thailand tahun 1999 dengan tema “Asian Youth Journeying with Jesus Towards the Third Millenium” (OMK Asia berjalan bersama Yesus menyonsong Millennium III)
  • AYD kedua pada tahun 2001 diadakan di Keuskupan Taiwan di kota Taipei, bertema “We are called to Sanctity and Solidarity” (Kita dipanggil kepada Kekudusan dan Solidaritas)
  • AYD keempat tahun 2006 di Keuskupan Hongkong, dengan tema “Asian Youth, Hope of Asian Families” (OMK Asia, Harapan Keluarga-keluarga Asia)
  • AYD kelima pada tahun 2009 di keuskupan Imus, Filipina dengan tema “YAsia Fiesta: Young Asians Come Together Share the Word, Live the Eucharist” (Pesta OMK Asia: OMK Asia, datanglah bersama-sama, berbagi Sabda, Hayati Ekaristi)
  • AYD kelima pada tahun 2009 di keuskupan Imus, Filipina dengan tema “YAsia Fiesta: Young Asians Come Together Share the Word, Live the Eucharist” (Pesta OMK Asia: OMK Asia, datanglah bersama-sama, berbagi Sabda, Hayati Ekaristi)
  • AYD keenam pada tahun 2014 di Keuskupan Daejeon, Korea, bertema “Wake Up Asian Youth! The glory of the Martyrs shines on you” (OMK Asia, Bangunlah, Kemuliaan para martir bersinar atas kalian)
  • AYD kejuh direncanakan tahun 2017 di Keuskupan Agung Semarang khususnya kota Yogyakarta dan sekitarnya. Tema yang digagas adalah “Asian Youth: Gospel’s Joy of Multiculturalistic Asia” (OMK Asia: Suka cita Injil bagi Asia yang Majemuk).

Tujuan umum acara AYD ini adalah memberikan kesempatan kepada Orang Muda Katolik untuk memperbaharui dan memperdalam iman mereka sebagai murid Kristus dengan menjadi saksi cinta Tuhan bagi sesama dalam konteks Asia yang majemuk. Selain memiliki tujuan umum AYD ke-7 ini juga memiliki tujuan khusus yakni sebagai berikut:

  1. Untuk memperkenalkan dan berbagi kesaksian iman Gereja Katolik di Indonesia dalam konteks keragaman sosial-budaya-agama dan merawat bumi dan seluruh ciptaan.
  2. Untuk mengeksplorasi, merenungkan dan berbagi pengalaman iman sebagai Gereja Katolik yang hidup sebagai komunitas dengan budaya di Asia yang majemuk.
  3. Untuk mendorong keterlibatan Orang Muda Katolik di Indonesia pada khususnya dan Asia pada umumnya dalam misi evangelisasi Gereja sehingga mereka dapat berbagi nilai-nilai Kerajaan Allah sebagai saksi Sukacita Injil dalam dialog multikultural dan bekerja untuk keadilan sosial dan perdamaian.

 

Konsep Acara

Acara dan kegiatan AYD umumnya seperti di World Youth Day yang dirancang sesuai dengan tema yang telah dipilih.

  1. Family and Parish Experience terkecuali saat AYD1 yang diselenggarakan di Thailand, semua AYD dimulai dengan pengalamanpengendapan situasi dan kondisi kehidupan iman bersama dengan keluarga angkat setempat. Para Delegasi ditempatkan di sebuah paroki dan pada khususnya, di sebuah keluarga angkat yang bersedia menerima para delegasi dari negara yang berbeda dan beraktivitas bersama untuk mengenal budaya masyarakat setempat. Pengalaman beberapa hari tersebut diakhiri dengan perayaan Ekaristi dan persekutuan bersama dengan umat di paroki setempat.
  2. Regional Sharing Para Delegasi dikelompokkan berdasarkan wilayah/region (Asia Timur, Asia Selatan, Asia Tenggara 1, Asia Tenggara 2) untuk berbagi pengalaman realitas di negara masing-masing.
  3. Youth Walk Ini adalah katekese interaktif, yang dirancang untuk membantu delegasi memperdalam pemahaman mereka pada tema. Khusus untuk AYD 7 ini akan diadakan serangkaian acara dialog dan pengalaman kehidupan iman dan dialog lintas agama dan ragam kebudayaan di Indonesia.
  4. Workshop Beberapa lokakarya simultan untuk meningkatkan kesadaran dan pembekalan keterampilan untuk menangani isu-isu yang berkaitan dengan tema.

 

Tema harian AYD 7 :

Hari ke-1: Datang dan Berkumpul Bersama sebagai Masyarakat Asia yang Majemuk.

Hari ke-2: Menghargai Keberagaman dan Merayakannya Bersama.

Hari ke-3: Bersatu dalam Keberagaman

Hari ke-4: Merayakan Kebersamaan

Hari ke-5: Berbagi dan Hidup dalam Sukacita Injil AYMM The Asian Youth Ministers’ Meeting, di sisi lain, menindaklanjuti tantangan dalam pelayanan dan pendampingan orang muda sesuai yang dimunculkan oleh tema. Disini juga menjadi sarana untuk membicarakan perencanaan yang lebih praktis dan koordinasi di tingkat nasional, sub-regional, dan regional.

Days in the Dioceses (DID) DID diadakan 3-4 hari dimana peserta AYD tinggal (live in) di keuskupan-keuskupan di Negara tuan rumah. Peserta datang dan langsung dibawa live in di keuskupan-keuskupan yang telah ditentukan untuk DID. Di keuskupan-keuskupan inilah peserta belajar sekaligus memberikan pengalaman iman. Kedekatan sebagai satu katolik mulai terbangun. Berbagai kegiatan pun semakin menyatukan. Ada perayaan Ekaristi bersama, doa bersama, festival dan lain-lain. Orang Muda hadir dalam realitas kehidupan umat beriman dan merasakan langsung kehidupan saudara-saudarinya di Negara yang berbeda.

Keuskupan Manado melalui Komisi Kepemudaan sudah melakukan tahapan persiapan menuju Asian Youth Day. Perekrutan peserta yang nantinya berjumlah 30 orang ini akan dibekali dengan coaching dan ret-ret Pra AYD pada bulan Juni mendatang.

ABO

 

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini