BerandaKatekeseBerjaga-jaga Menanti Kedatangan Tuhan

Berjaga-jaga Menanti Kedatangan Tuhan

Published on

spot_img

Yesus berkata: “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang” (Mat 24:42). Kutipan ini mengingatkan kita bahwa hidup manusia berada dalam ketidakpastian waktu. Kita tidak tahu kapan akhir hidup kita tiba atau kapan Kristus datang kembali, tetapi yang pasti adalah bahwa saat itu akan datang.

Karena itu, Yesus mengajak kita untuk selalu berjaga-jaga. Artinya, kita dipanggil untuk hidup dengan hati yang siap, tidak terlena oleh kesenangan dunia atau kelalaian rohani. Berjaga bukan berarti hidup dalam ketakutan, tetapi dalam sikap waspada, setia, dan bertanggung jawab dalam iman.

Inti dari bacaan ini ialah bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk memperbarui diri, bertobat, mengasihi sesama, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. Seperti pelayan yang setia menantikan tuannya, kita pun diajak untuk hidup setia dalam hal-hal kecil maupun besar, sehingga saat Tuhan datang, kita ditemukan dalam keadaan siap dan layak.

👉 Maka, berjaga-jaga berarti: Hidup dalam iman yang teguh, Setia dalam doa dan perbuatan kasih, Menyadari bahwa hidup ini sementara, dan tujuan akhir kita adalah perjumpaan dengan Tuhan.

Dengan demikian, pesan Yesus adalah jelas: jangan menunda pertobatan, jangan menunda perbuatan kasih, sebab Tuhan bisa datang kapan saja. Yang terpenting adalah kesiapan hati kita setiap hari.

KONTEN POPULER

Latest articles

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

More like this

Santo Tomas Rasul: Dari Pencari Bukti Menjadi Pewarta Injil

Setiap tanggal 3 Juli, Gereja merayakan Pesta Santo Tomas Rasul. Nama Santo Tomas sering...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...