
Pada hari Selasa, 10 Juni 2025, Wilayah Rohani Sta. Theresia Lisieux mengadakan Ibadat Sabda yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan di kediaman keluarga Sule-Malino. Ibadat dipimpin oleh Ibu Sisilia Nurhayati dan dihadiri oleh 20 umat yang berkumpul dalam semangat kebersamaan dan iman.
Firman Tuhan dari Injil Matius 5:13–16 menjadi pokok permenungan dalam ibadat ini. Yesus mengajak umat-Nya untuk menjadi garam dan terang bagi dunia. Garam yang asin menjaga cita rasa dan mencegah kerusakan, sebagaimana orang beriman diharapkan menjaga nilai-nilai kebenaran dan kasih di tengah dunia. Terang yang bersinar tidak disembunyikan, melainkan dipancarkan agar menerangi sesama.
Melalui ibadat ini, umat diajak untuk tidak menyembunyikan identitas iman mereka, tetapi bersaksi dalam kasih, kebaikan, dan ketulusan hidup. Semoga setiap pribadi semakin dikuatkan untuk menjadi saksi Kristus di mana pun mereka berada — menjadi garam yang memberi rasa, dan terang yang memancarkan cahaya harapan dalam dunia yang kerap kali gelap.

