BerandaBerita KomsosBimas Katolik Kanwil Kemenag Sulut Hadirkan Gereja Ramah Pemudik di Paroki St....

Bimas Katolik Kanwil Kemenag Sulut Hadirkan Gereja Ramah Pemudik di Paroki St. Andreas Lolak

Published on

spot_img

Gereja Ramah Pemudik Hadir di Gereja Katolik Paroki Santo Andreas, Lolak

Lolak – Dalam rangka mendukung program Gereja Ramah Pemudik yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Gereja Katolik Paroki Santo Andreas Lolak menghadirkan pelayanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Trans Sulawesi.

Gereja Katolik Paroki Santo Andreas Lolak dipilih karena lokasinya yang strategis di jalur utama jalan Trans Sulawesi, yang setiap tahun dilalui banyak pemudik. Melalui program ini, gereja diharapkan menjadi tempat persinggahan yang ramah bagi para pelintas jalan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Pastor Paroki RD. Malvin Karundeng menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, inisiatif Gereja Ramah Pemudik sejalan dengan semangat pembinaan umat yang juga tercermin dalam pendalaman Animasi APP 2026, khususnya pada pekan ketiga yang mengangkat tema “Berjalan Bersama: Gereja dan Umat Beragama.”

“Program ini menjadi kesempatan bagi Gereja untuk menghadirkan wajah persaudaraan dan pelayanan nyata bagi siapa saja yang sedang dalam perjalanan,” ujar Pastor Malvin.

Pemacangan spanduk Gereja Katolik Ramah Pemudik

Sebagai bentuk kesiapan, Bimas Katolik Kanwil Kemenag Sulut telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya memasang spanduk penanda Gereja Ramah Pemudik, menyiapkan tempat istirahat, menyediakan makanan ringan dan minuman, serta berbagai perlengkapan yang dapat dimanfaatkan para pemudik.

Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dra. Joula Makarawung, MM menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pelayanan keagamaan yang inklusif serta wujud kepedulian Gereja terhadap masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

“Kami berharap kehadiran Gereja Ramah Pemudik ini dapat membantu para pelintas jalan untuk beristirahat dengan nyaman sekaligus merasakan kehangatan pelayanan Gereja,” kata Pembimas Joula Makarawung.

Melalui program ini, Gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang persinggahan yang menghadirkan semangat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Program Gereja Ramah Pemudik diharapkan dapat menjadi tanda nyata bahwa Gereja hadir di tengah kehidupan umat dan masyarakat luas.

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...