Devosi kepada Bunda Maria Wilroh Sta Elisabeth Di Keluarga Oroh-Roentoe Sekaligus Doa Keselamatan Jiwa Elisabeth Senduk

0
93

Manado – Hari terakhir ziarah dari rumah ke rumah berdoa Rosario di hari ke tiga puluh pada hari Kamis, 30 Mei 2024 bertempat di rumah keluarga Oroh-Roentoe.

Ibadat dimulai pukul 19.00 Wita yang dipimpin oleh Bapak Stefanus Jospal Gorahe dan dihadiri umat sebanyak 40 orang.

Ibu Anneke Tasumaro sebagai MC membuka dengan Salam dan mengajak Umat berdiri sambil menyambut  anak” Sekami sebagai rasul” cilik berarak membawa patung Maria, Salib, Lilin dan memegang Rosario sambil menyanyikan  lagu di Lourdes di Gua dan selanjutnya sebelum menyerahkan kepada tuan rumah apa yang mereka pegang untuk diletakkan di atas meja anak-anak Sekami menyanyi lagu Salam kami Putera Puteri Maria.

Dilanjutkan dengan lagu pembukaan dengan menggunakan buku Pujian kepada Maria.
Pemimpin lagu oleh Seksi Liturgi ibu Staesy Tukunang.

Ibadat Rosario menggunakan buku “Panduan Rosario Mei 2024”, Komisi Liturgi Keuskupan Manado. Ibadat Rosario pada malam ini merenungkan Peristiwa Terang.
Pada peristiwa Terang kedua mendoakan keluarga yang dikunjungi dan mendoakan keselamatan jiwa ibu Elisabeth Senduk mama dari ibu Dessy Roentoe dan bapak Jack Roentoe yang meninggal 19 tahun yang lalu.

Setelah Doa Rosario dilanjutkan dengan persembahan yang membawa persembahan adik Pamela Robot, dan dilanjutkan dengan Katekese tentang Rosario oleh bapak Gerald Lalujan.

Kemudian  Doa Penutup yaitu Doa  100 Tahun Konferensi Wali Gereja Indonesia.

Setelah itu Pengumuman oleh ketua WR Ibu Paula Onibala. Ibu Paula mengatakan bahwa dalam sebulan penuh berdoa Rosario telah banyak umat di WR Sta Elisabeth yang sudah berani tampil untuk memimpin ibadat Rosario. Salah satunya adalah Bapak Stefanus Jospal Gorahe, yang mana setelah mengikuti kegiatan camp Priskat beliau sudah berani tampil untuk memimpin ibadat. Lebih lanjut ibu Paula mengumumkan lagi persiapan untuk kegiatan wisata religi.

Setelah Pengumuman, ditutup dengan Berkat untuk semua umat dan lagu penutup.

Acara selanjutnya Santap Kasih dan doa makan dipimpin oleh Ibu Vonne Langelo dan ditutup dengan  penarikan lotre.

(_Komsos WR Sta. Elisabeth, Natasha Dirk_)

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini