FKHB ADAKAN REKOLEKSI PRAPASKAH BERSAMA

0
1006

“Kita meneladani Yesus yang bersahabat dengan semua orang sambil berbagi kasih dengan mereka.”

Ungkapan ini diucapkan oleh Mgr. Josef Suwatan, MSC dalam kegiatan rekoleksi prapaskah bersama dengan Forum Komunikasi Hidup Bakti (FKHB) Keuskupan Manado di aula St. Teresia dari Avila Biara OCD Lembah Karmel, La’un Dano, Kiawa, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara pada hari Minggu, 2 April 2017.

Dalam homili, Mgr. Suwatan menjelaskan tentang persahabatan antara Yesus dengan Marta, Maria dan Lazarus. Persahabatan ini merupakan relasi yang indah, yang tidak hanya secara jasmani tapi secara rohani. Kedekatan Yesus dengan ketiga saudaranya itu merupakan contoh bagi kita seorang religius, lewat kaul yang kita ikrarkan yaitu ketaatan, kemiskinan dan selibat untuk memberi diri seutuhnya dalam tugas dan perutusan kita masing-masing.

“Sebagaimana Yesus berkeliling sambil berbuat baik, adalah tugas kita lewat kongregasi masing-masing, meneladani Yesus bersahabat dengan orang yang kita jumpai dalam hidup ini menyalurkan suasana kasih kepada mereka. Kita mohon pada Tuhan sesuai kharisma pendiri masing masing, berkeliling berbuat baik, ditengah suka dan duka kita sehari-hari. Sekiranya dalam tugas dan perutusan, Yesus selalu ada bersama kita sehingga kita dapat melaksanakan tugas dengan baik”, tegas Mgr. Suwatan sebagai Uskup Keuskupan Manado.

Rekoleksi bersama yang digagas oleh pengurus FKHB Keuskupan Manado, diawali sambutan selamat datang oleh Br. Samuel, BTD sebagai ketua FKHB Keuskupan Manado. Tema yang direfleksikan bersama yaitu materi tentang 500 tahun Reformasi Martin Luther. Materi ini sempat dibahas dan diikuti oleh pimpinan dewan paroki maupun stasi se-Keuskupan Manado, dalam seminar yang diselenggarakan Komisi Kataketik Keuskupan Manado, di wisma Komisi Kataketik Lotta Pineleng beberapa waktu yang lalu. Mengingat hal ini penting dan perlu diketahui oleh biarawan/biarawati maka pengurus FKHB Keuskupan Manado berinisiatif untuk mengedukasi biarawan/biarawati dengan hal tersebut.

Dalam rekoleksi itu, Mgr. Joseph Suwatan, MSC menjelaskan sekilas tentang sejarah kekristenan di wilayah Keuskupan Manado. Adapun pemberi materi yang hadir yaitu P. Anton Tukiran MSC, dosen Sejarah Gereja di Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STF-SP). Dalam paparannya, P. Anton mengupas tentang sejarah Gereja Abad pertengahan yang dimulai dengan gerakan renaissance, maksud dan makna pembuangan di Babylon, Skisma Barat, dan situasi Gereja saat itu. Beliau menjelaskan tentang konsili-konsili dalam sejarah gereja abad pertengahan yang memberi mandat kepada para uskup untuk memperbaharui gereja.

Peserta yang hadir dalam rekoleksi itu sebanyak kurang lebih 100 biarawan/biarawati yang berkarya di Keuskupan Manado, antara lain: MSC, OCD, CMM, BTD, JMJ, DSY dan Ursulin.

Fr. Fransiscsus Linus, CMM

 

 

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini