BerandaBerita KomsosFrater Diosesan Seminari Pineleng Mengumatkan Tema Bulan Kitab Suci Nasional

Frater Diosesan Seminari Pineleng Mengumatkan Tema Bulan Kitab Suci Nasional

Published on

spot_img

Jumat-Minggu, 15-17 September 2017, para calon imam diosesan Seminari Pineleng ambil bagian dalam mengumatkan tema Bulan Kitab Suci Nasional. Seluruh frater dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok pertama ke Stasi Keroit, Paroki Santo Paulus Tompaso Baru, kelompok kedua ke pusat Paroki Lembean, kelompok ketiga ke pusat paroki Kokoleh dan kelompok keempat ke stasi Rurukan, Paroki Roh Kudus, Tomohon Selatan. Kegiatan ini digelar untuk turut mensosialisasikan tema BKSN 2017, tetapi juga sebagai sarana latihan keterampilan pastoral bagi para frater, sekaligus menjadi promosi panggilan.

Secara umum keempat kelompok ini diterima baik di tempat-tempat di mana mereka berkegiatan. Khusus untuk kelompok satu di Stasi Keroit, Paroki Tompaso Baru. 11 frater dari basis ARS bersemangat berjumpa dengan umat dan seluruh umatpun menyambut antusias kegiatan bina iman para frater. Jumat sore, seluruh pimpinan umat stasi menyambut kedatangan gabungan para frater tingkat satu sampai enam ini, di rumah ketua stasi Keroit (Bapak Gabriel Manorek). Sabtu pagi hingga siang, Para frater kegiatan menggelar katekese Kitab Suci di ruang-ruang kelas SD Katolik Keroit. 120 siswa /siswi Sekolah Dasar mengikuti kegiatan bina iman ini dengan tekun. Sementara pada Hari Sabtu malam pukul 19.00 – 22.30, para frater kembali menggelar kegiatan yang sama untuk para pimpinan stasi dan wilayah rohani dan diadakan di dalam gedung Gereja.

Dengan semangat berpastoral yang tinggi para frater menerangkan tema kabar gembira di tengah gaya hidup modern. Mereka berusaha menyederhanakan pemahaman-pemahaman tentang gaya hidup modern sambil menciptakan permainan-permainan bermakna untuk membantu umat agar terdorong menjadikan Kitab Suci sebagai sumber inspirasi utama dalam hidup sehari-hari. Secara bergantian para frater yang sebelumnya sudah mengadakan persiapan matang ini juga menerangkan tema-tema penting dalam ajaran gereja, misalnya tentang Bunda Maria dan 7 sakramen.

Kegiatan para frater ini ditutup pada Hari Minggu dalam ibadah sabda di Gereja yang dipimpin oleh Fr. Jerry Torrebellaz. Banyak umat yang memberi apresiasi atas kegiatan ini. Selain memberi apresiasi, umat di Stasi Keroit, seperti diungkapkan ketua umat, berharap supaya kegiatan-kegiatan kerohanian seperti ini semakin ditingkatkan. Sebab bagi umat, perjumpaan dengan para calon Imam membangkitkan suka cita dan semangat baru. Sebagai ketua stasi Bapak Gabriel mengucapkan terima kasih atas kehadiran para frater dan berdoa supaya para frater ini kelak boleh menjadi imam-imam yang baik. (disunting oleh komsos, dilaporkan ole Fr. jerry)

KONTEN POPULER

Latest articles

Mengasihi Tanpa Batas, Mengampuni Tanpa Akhir

Kasih Kristiani bukanlah kasih yang bersyarat. Kasih sejati mengalir dari hati yang rela memberi...

Menjadi Saksi Kristus di Tengah Penderitaan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Hari ini Gereja mengenangkan Santo Paulus Miki dan Kawan-kawan, para martir...

Pulih oleh Kasih yang Tak Pernah Pergi

Sering kali kita menjalani hidup dengan hati yang lelah. Banyak tuntutan, harapan, dan kekecewaan...

Hati yang Bersyukur, Hidup yang Diberkati

Mengucap syukur bukan sekadar kebiasaan mengucapkan “terima kasih” saat menerima hal baik, melainkan sikap...

More like this

72 Tahun menjadi tempat pertemuan umat manusia dengan Allah

Manado, 1 Januari 2026 — Perayaan ulang tahun Paroki St. Ignatius Manado berlangsung penuh...

Peningkatan Kapasitas Sekretaris dan Komsos Paroki St. Ignatius Manado

Manado — Dewan Pastoral Paroki St. Ignatius Bidang IV menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sekretaris...

Visi Paroki Bunda Teresa – GPI 2026-2030, Mengembangkan Jati Diri dan Martabatnya

Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr., memaparkan visi Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah...