BerandaBerita KomsosGereja Ini Terlihat Indah Pada Malam Hari

Gereja Ini Terlihat Indah Pada Malam Hari

Published on

spot_img
Tomohon
Gereja Hati Kudus Yesus Kolongan Tomohon pada malam hari

Tomohon – Sebuah Gereja Katolik berdiri kokoh di Tomohon yang terkenal dengan julukan ‘Gereja Besi’ Desember 2025 ini akan merayakan momentum iman 150 tahun pembaptisan pertama.

Menyambut hari sukacita itu, ‘wajah’ gereja yang dibangun pada awal tahun 1900-an ini tampak terus berbenah.

Hal ini semata-mata untuk menunjukkan kesiapan umat untuk menyongsong hari bersejarah bagi umat Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Kolongan Tomohon ini.

Awal mula dibangunnya gereja ini identik dengan sosok seorang imam Jesui yaitu Pater Petrus Anthonius Wintjes SJ.

Ia tinggal di Tomohon bersama dua Jesui lainnya yaitu Pater J. O’Neal SJ dan Anthonius van Velsen SJ yang beberapa tahun setelah kembali ke Jawa menjati Uskup Batavia.

Mereka adalah imam Jesuit terakhir yang tinggal di Tomohon (Minahasa) sebelum misi pelayanan diserahterimakan kepada imam-imam dari Tarekat Hati Kudus Yesus (MSC) di tahun 1920.

Kini Gereja ini selalu tampak indah pada malam hari dengan dekorasi lampu yang memantul pada dinding-dinding gereja, sehingga menimbulkan kesan enak dipandang mata.

Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Revi Tanod Pr, mengatakan bahwa gereja yang dibangun dengan material dari Belanda ini tidak saja menunjukkan kemegahan sebagai sebuah tempat inadah.

“Di sisi lain, kita bisa melihat bahwa pada periode tahun 1900-1903 teknologi konstruksi bangunan permanen dari negeri kincir angin ini sudah sangat maju. Hasilnya, meski pada beberapa tahun kemudian gereja ini dilanda bencana gempa bumi tidak membuatnya runtuh, meski beberapa bagian dinding ambruk,” ungkap Pastor Revi Tanod, Rabu (8/1/2025).

Ditambahkannya, dari sekian banyak kisah yang telah terungkap maupaun masih tersimpan, umat Paroki Hati Kudus Yesus Kolongan Tomohon pantas berbangga atas rahmat baptisan pertama 150 tahun lalu.

“Yang lebih membanggakan lagi, momentum tersebut terjadi pada saat rangkaian perayaan Hari Raya Natal yaitu 26 Desember 1875. Jadi 26 Desember 2025 tahun ini, kita akan flashback ke peristiwa 150 tahun lalu dengan perayaan syukur,” ujar Pastor Revi Tanod.

(Frangki Wullur)

KONTEN POPULER

Latest articles

En Iyi Slot Versiyonlari dahilinde 7 slots Casino Slot Kilavuzu

Global oyun piyasasinin en saglam noktasi kapasitesindeki 7 slots casino; oyun sahasinda üstün bir...

Alles over gokken zonder Cruks-koppeling

Een erkend casino zonder Cruks opent de deur voor Nederlandse gokkers de ruimte om...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...

More like this

Ziarah Hari Raya Kenaikan Tuhan, Paroki St. Ignatius Manado

Kamis, 14 Mei 2026 Dalam rangka memperingati Hari Raya Kenaikan Tuhan, umat Paroki St....

Menyambut Kristus dalam Ekaristi: Perayaan Komuni Pertama di Paroki St. Ignatius Manado

Manado, 7 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita, haru, dan rasa syukur mewarnai Perayaan...

28 ANAK DI PAROKI KAIWATU “RINTIS JALAN KE SURGA”

KAIWATU – Minggu (8/6/2026) bagi sebagian besar umat Katolik adalah hari ke Gereja. Bagi...