BerandaBerita KomsosHari Raya Tritunggal Mahakudus: Misteri Kasih Allah yang Menghidupkan

Hari Raya Tritunggal Mahakudus: Misteri Kasih Allah yang Menghidupkan

Published on

spot_img

Umat Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) merayakan Misa Hari Raya Tritunggal Mahakudus pada Minggu, 31 Mei 2026. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Valentino Pandelaki yang mengajak umat untuk merenungkan misteri Allah Tritunggal: Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Dalam khotbahnya, Pastor Valentino mengakui bahwa Hari Raya Tritunggal Mahakudus merupakan salah satu ajaran iman yang paling sulit dijelaskan secara rasional.

“Ini bagian yang sulit dijelaskan. Kita berbicara tentang satu Allah dalam tiga Pribadi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Akal manusia memiliki keterbatasan untuk memahami sepenuhnya misteri Allah. Namun, melalui iman, kita percaya bahwa Allah menyatakan diri-Nya sebagai persekutuan kasih yang sempurna,” ungkapnya.

Pastor Valentino menjelaskan bahwa Allah Tritunggal menunjukkan bahwa sejak awal Allah adalah kasih. Bapa mengasihi Putra, Putra mengasihi Bapa, dan kasih itu dinyatakan dalam Roh Kudus. Karena itu, manusia yang diciptakan menurut gambar Allah dipanggil untuk hidup dalam kasih, persatuan, dan kebersamaan.

Lebih lanjut, ia mengajak umat untuk tidak terjebak pada upaya menjelaskan misteri Tritunggal secara teoritis semata. Yang lebih penting adalah menghadirkan nilai-nilai Tritunggal dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan menggereja. Ketika umat hidup dalam saling mengasihi, menghormati, dan bekerja sama, mereka sedang mencerminkan kehidupan Allah Tritunggal.

Di akhir homilinya, Pastor Valentino mengingatkan bahwa setiap kali umat membuat tanda salib dan mengucapkan “Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus”, umat sebenarnya sedang mengakui iman kepada Allah Tritunggal sekaligus berkomitmen untuk hidup dalam kasih yang mempersatukan.

Perayaan Hari Raya Tritunggal Mahakudus menjadi kesempatan bagi umat untuk semakin menyadari kehadiran Allah yang berkarya dalam hidup manusia serta menghidupi panggilan sebagai komunitas yang bersatu dalam kasih, sebagaimana Allah Tritunggal adalah persekutuan kasih yang sempurna.

“Misteri Tritunggal memang sulit dijelaskan, tetapi dapat kita alami setiap hari ketika kita hidup dalam kasih, persaudaraan, dan pelayanan kepada sesama,” tutup Pastor Valentino.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...

BATAHA SANTIAGO: SANG RAJA MANGANITU YANG MEMILIH MATI DARI PADA TUNDUK KEPADA PENJAJAH

Sejarah, Perjuangan, dan Nilai-Nilai Kepahlawanan Raja Bataha Santiago Tahuna – Bataha Santiago merupakan salah satu...

More like this

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...