Manado – “Novena Roh Kudus dan Perayaan Hari Raya (HR) Pentakosta Umat Wilayah Rohani (Wilroh) Sta Rosa de Lima (Rosdel) yang Penuh Sukacita dan Iman,”
Hal ini diungkapkan Ketua Wilroh Sta Rosa de Lima, Franky Mantis, bertempat di Kantor Camat Paal Dua, Senin, 9 Juni 2025.
Menurutnya, menjelang Hari Raya Pentakosta, umat Wilroh Sta Rosa de Lima menjalankan Novena Roh Kudus dengan penuh semangat dan kekhusyukan.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah umat, membangun suasana doa dan kekeluargaan yang hangat, serta mempererat ikatan iman antar umat,” tuturnya.
Ketua Franky menyatakan, selama sembilan hari, umat berkumpul untuk bersama-sama berdoa dan memohon pencurahan Roh Kudus dalam hidup pribadi dan keluarga.
“Seksi Liturgi Wilroh memimpin jalannya doa novena dan lagu dengan penuh penghayatan, sehingga umat semakin merasakan kehadiran Roh Kudus,” ungkapnya.
Ketua Mantis menjelaskan, Novena Roh Kudus merupakan salah satu dari tradisi Gereja Katolik yang penting bagi umat untuk memperdalam pemahaman tentang peran Roh Kudus dalam hidup umat.
“Roh Kudus adalah Penolong yang menjernihkan hati, menguatkan dalam pencobaan, serta membimbing menuju kebenaran. Dalam setiap pertemuan, umat diajak untuk merenungkan buah-buah Roh Kudus dan bagaimana menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam keluarga, pekerjaan, dan pelayanan,” urainya.
Ketua Franky menyatakan, Novena ditutup dengan Misa pada Sabtu 7 Juni 2025. Suasana misa berlangsung meriah namun tetap khidmat, sekaligus menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Roh Kudus dalam setiap langkah umat.
“Seluruh rangkaian kegiatan Wilayah Rohani Sta. Rosa de Lima terasa semakin lengkap ketika boleh mengambil bagian dalam pelayanan di Misa Hari Raya Pentakosta, Minggu 8 Juni 2025. Misa kedua yang dipimpin oleh Pastor Johanis Ohoitimur, MSC, dan menjadi puncak perayaan turunnya Roh Kudus yang membakar semangat Gereja perdana,” ujarnya.
Ketua Franky menyampaikan, Hari Raya Pentakosta bukan sekadar perayaan liturgis, tetapi dirayakan juga sebagai hari lahirnya Gereja, dan HUT Paroki St Mikael, saat dimana para murid Kristus pertama kali diutus untuk mewartakan Injil ke seluruh penjuru dunia.
“Melalui novena dan perayaan Pentakosta ini, umat Wilroh Sta Rosa de Lima diingatkan kembali akan panggilan misioner mereka yakni siap diutus untuk menjadi tanda kasih Allah yang hidup ditengah dunia ini, serta dibimbing oleh Roh Kudus yang setia bekerja di tengah seluruh umat-Nya,” tandasnya.
(Komsos WR Sta. Rosa de Lima, Romario Pratasik, Ramly Sasambe, Christina Naif, Stephanie Mantis, Ferna Nangon, dan Ichiro Imaizumi)
