BerandaBerita KomsosIbadat Wilroh Sta Elisabeth Sekaligus Syukur Keluarga Ndima-Ong Tempati Rumah Baru

Ibadat Wilroh Sta Elisabeth Sekaligus Syukur Keluarga Ndima-Ong Tempati Rumah Baru

Published on

spot_img

Manado – Ibadat Wilayah Rohani (Wilroh) Sta Elisabeth, Paroki St Mikael Perkamil Manado sekaligus syukur Keluarga Ndima-Ong menempati rumah yang baru, hari Selasa, 9 Juli 2024, bertempat pada Keluarga Ndima Ong dengan pemimpin ibadat Ibu Paula Onibala, dihadiri umat sebanyak 29 orang.

Natasha Dirk sebagai MC membuka pertemuan dengan Ucapan Terima Kasih atas kehadiran umat juga kepada keluarga Ndima-Ong yang mendapat kunjungan ibadat.

Ibu Paula Onibala dalam renungannya yang diambil dari bacaan Injil Matius 9: 32-38,  menerangkan bahwa Yesus melakukan perjalanan ke kota-kota dan desa-desa mengajar di rumah-rumah ibadat, memberitakan Injil Kerajaan Surga, menyembuhkan penyakit.

Yesus tetap memiliki perhatian terutama kepada mereka yang membutuhkan dan menggantungkan harapan padaNya. HatiNya tergerak oleh rasa iba karena mereka kesusahan dan ditinggalkan bagai domba yang tidak bergembala.

Yesus menyadari bahwa mereka sesungguhnya mengalami kelaparan rohani dan membutuhkan bimbingan. Yesus mengatakan kepada murid-muridnya, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu”.

Gambaran tentang tuaian mengingatkan kita akan pentingnya evangelisasi. Ada banyak jiwa yang menunggu untuk mendengar kabar baik. Kita harus menjadi pekerja yang rela, siap untuk membagikan Injil kabar Sukacita meskipun tidak dihargai, tidak dipuji, tidak diapresiasi. Injil tetap harus kita wartakan lewat kesaksian hidup kita sebagai umat beriman dalam bentuk amal kasih dan pelayanan.

“Marilah kita memohon rahmat menjadi pekerja yang penuh kasih dalam panen Tuhan dan memiliki hati yang besar untuk menerima situasi, kalau kita tidak dihargai. Semoga kita mengenali kelaparan rohani di sekitar kita dan menanggapinya dengan cinta dan tindakan. Seperti Yesus, marilah kita membawa kesembuhan dan harapan bagi mereka yang merasa ditinggalkan. Teruslah berbuat baik, teruslah mendatangkan kebaikan untuk semakin banyak orang” ungkap pemimpin Ibadat, Ibu Paula Onibala.

Selanjutnya sesudah ibadat, pengumuman dari Ketua WR Sta Elisabeth, menyampaikan beberapa informasi penting seputar kegiatan gereja dan wilayah rohani serta menyampaikan banyak selamat kepada Keluarga Ndima-Ong yang sudah menempati rumah yang baru walau sederhana tetap keluarga bahagia, nyaman.

Setelah itu bapak Corneles Ndima memberikan kesaksian dan ucapan terima kasih kepada umat WR Sta Elisabeth yg telah banyak membantu sehingga keluarganya berbahagia boleh mempunyai rumah yang baru. Tuhan memberkati.

_(Komsos WR Sta. Elisabeth, Natasha Dirk)_

KONTEN POPULER

Latest articles

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...

Doa Lintas Agama dan Adat, Memohon Pemulihan Alam Gunung Awu

TAHUNA — Keprihatinan atas kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan...

More like this

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...