BerandaKatekesePeringatan Arwah Semua Orang Beriman (02 November)

Peringatan Arwah Semua Orang Beriman (02 November)

Published on

spot_img

Setelah kita memperingati hari raya semua orang kudus, Hari ini kita memperingati hari arwah semua orang beriman dimana kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara yang telah mendahului kita terlebih bagi mereka yang masih berada dalam api penyucian. Kita berdoa kepada Allah, memohonkan rahmat serta kerahiman-Nya untuk saudara-saudara kita ini. Yesus, Putra Allah, telah menderita kematian untuk kita secara suka rela dalam ketaatan penuh dan bebas kepada kehendak Allah, Bapa-Nya. Oleh kematian-Nya Ia mengalahkan maut dan dengan demikian membuka pintu masuk menuju keselamatan untuk semua manusia.

Secara khusus, hari ini kita mengenang dan berdoa untuk arwah semua orang beriman yang telah meninggal. Ada baiknya kita sebagai umat beriman menyadari makna peristiwa kematian menurut ajaran iman kita. Bagi orang Kristen, kematian bukalah akhir dari segala-galanya. kematian adalah akhir dari kehidupan duniawi. Kehidupan kita tidak berakhir sampai disitu melainkan diubah. Kita Bersama percaya, bahwa sesudah pengembaraan kita di dunia ini berakhir, kehidupan kekal dan kedamaian abadi sedang menanti kita di surga. ”Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” (Flp 1:21). “Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan bangkit dan hidup Bersama Dia.” (2 Tim 2:11).

Atas dasar iman kita akan ajaran itu, maka kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia dibersihkan dari segala dosa-dosanya, agar dapat menikmati kehidupan kekal di sisi Allah Bersama para kudus disurga. Peringatan arwah semua orang beriman hari ini, juga menjadi penghiburan rohani bagi kita yang masih berzirah di dunia ini, bahwa kelak kita pun akan meninggalkan dunia ini, kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara kita dan Bersama-sama menikmati kebahagiaan kekal dalam persekutuan semua orang kudus di surga. Sebagai umat beriman, kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap menjadi milik Kristus.

“Oleh kematian, jiwa dipisahkan dari badan; tetapi dalam kebangkitan, Allah akan memberi kahidupan abadi kepada badan yang telah diubah, dengan mempersatukannya kembali dengan jiwa kita. Seperti Kristus telah bangkit dan hidup untuk selamanya, demikian juga kita semua akan bangkit pada hari kiamat.” KGK 1016
pas foto
Penulis: Vincentius Toreh

KONTEN POPULER

Latest articles

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...

More like this

Santo Tomas Rasul: Dari Pencari Bukti Menjadi Pewarta Injil

Setiap tanggal 3 Juli, Gereja merayakan Pesta Santo Tomas Rasul. Nama Santo Tomas sering...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...