BerandaKatekeseKAMIS PUTIH: INDAH PENUH MAKNA

KAMIS PUTIH: INDAH PENUH MAKNA

Published on

spot_img

Maundy Thursday. Begitulah pengguna bahasa Inggris menyebutnya. Diturunkan dari kata benda Latin Mandatum berarti perintah. Dihubungkan dengan “Novum Mandatum”; perintah baru dan menunjuk pada kata-kata Yesus Aku memberimu “Perintah Baru”, kasihilah seorang terhadap yang lain sebagaimana Aku mengasihi kamu. Yah, inilah pusat Perayaan ini, Kasih.

Kasih adalah warisan terindah dan terbesar yang ditinggalkan Yesus. Pada Malam perjamuan akhir, Yesus tahu bahwa Ia akan segera pergi kepada Bapa. Karena itu Ia mengajarkan apa yang paling penting, itulah Kasih!.

Kasih ditunjukkan lewat kerendahan hati yang Melayani. Ia yang adalah Guru membasuh kaki murid-muridNya. Inilah teladan sekaligus perintah!. Siapa yang ingin menjadi bagianNya, harus rendah hati, melayani dan saling melayani dengan penuh Kasih. Barangsiapa tidak bersedia untuk membuka diri saling melayani, tidak akan terbilang sebagai muridNya. Di dalam Dia tidak ada prinsip lain selain Mengasihi.

Ungkapan Kasih Yesus bukan hanya dinyatakan lewat membasuh kaki. Ketika Makan bersama, Ia mengambil Roti dan Anggur dan menyatakan dengan tegas Inilah tubuh dan darahKu yang diberikan dan ditumpahkan untuk kamu. Lakukanlah ini sebagai kenangan akan Daku. KasihNya total. Dia memberi seluruh diriNya. Dan memerintahkan para murid untuk “melakukannya sebagai kenangan akan Dia”. Inilah Sakramen Ekaristi yang kita rayakan. Dan inilah pengutusan Sakramen imamat.

Sakramen Ekaristi menjadi puncak dan pusat hidup pengikut Kristus. Berekaristi berarti mengungkapkan Kasih kepada Yesus dan kepada sesama. Ungkapan Kasih itu tampak nyata dalam kesatuan dengan Yesus dan sesama. Kesatuan mana hanya boleh terjadi dalam semangat saling melayani dengan penuh kerendahan hati. Setiap pengikutNya diutus untuk memberi kesaksian dalam hidupnya sehari-hari untuk menghantar banyak orang bersatu denganNya dan bersatu dengan sesamanya.

Sakramen Imamat yang ditetapkan Yesus didasarkan atas Kasih yang melayani dengan rendah hati. Setiap orang yang menerima Sakramen imamat, bersatu dengan Yesus dan diutus untuk memberi kesaksian tentang KasihNya yang tanpa pamrih. Selamat ber-KAMIS PUTIH. (P.Steven).

KONTEN POPULER

Latest articles

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

KBK Kevikepan Manado Ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

Kaum Bapak Katolik (KBK) se-Kevikepan Manado melaksanakan ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya...

More like this

“Kerahiman Tuhan: Harapan di Tengah Kelemahan”

Minggu Kerahiman Ilahi adalah hari istimewa dalam Gereja Katolik yang dirayakan pada Minggu setelah...

“Gereja yang Bertumbuh dari Iman”

Hari ini kita diajak melihat kembali perjalanan panjang Gereja. Gereja bukan hanya bangunan, tetapi...

Menjadi Remaja yang Kuat dalam Iman

Masa remaja adalah masa yang penuh warna. Ada kebahagiaan, persahabatan, mimpi, tetapi juga ada...