Guaan, Boltim – Setelah mengikuti seluruh rangkaian Konferensi VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado, Kontingen KBK Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna bertolak meninggalkan Desa Guaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pada Minggu (5/7/2026), dengan membawa rasa syukur atas pengalaman iman, persaudaraan, dan berbagai prestasi yang berhasil diraih.

Perjalanan pulang dimulai melalui jalur darat menuju Kota Manado, sebelum seluruh rombongan melanjutkan perjalanan laut dengan kapal menuju Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Rute panjang yang ditempuh, mulai dari pegunungan Bolaang Mongondow Timur hingga mengarungi lautan semalaman, menjadi bagian dari kisah perjalanan yang tak terlupakan bagi seluruh peserta.

Di tengah perjalanan tersebut, Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Pastor Jacob Adilang, Pr, tetap setia mendampingi seluruh kontingen. Kehadiran gembala umat itu menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta, sejak keberangkatan menuju Guaan, selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hingga perjalanan kembali ke Tanah Tampungang Lawo.

Kebersamaan antara pastor dan para anggota KBK mencerminkan semangat Gereja yang berjalan bersama. Tidak hanya sebagai pendamping rohani, Pastor Jacob juga hadir dalam setiap momen, memberikan dukungan, motivasi, dan kebersamaan yang semakin mempererat rasa kekeluargaan di antara seluruh kontingen.

Meski tubuh mulai terasa lelah setelah beberapa hari mengikuti berbagai perlombaan dan agenda konferensi, suasana hangat tetap mewarnai perjalanan pulang. Canda, tawa, cerita, serta kenangan selama berada di Guaan menjadi pengiring perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado tahun ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi Kontingen Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna. Selain mempererat persaudaraan dengan Kaum Bapak Katolik dari berbagai paroki di Keuskupan Manado, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan talenta, memperkuat semangat pelayanan, dan memperdalam kehidupan iman. (Riko)
