BerandaBerita KomsosKerjasama Dengan Allah, Selamatkan Hidup Manusia dan Alam Disampaikan Dalam Ibadah Wilroh...

Kerjasama Dengan Allah, Selamatkan Hidup Manusia dan Alam Disampaikan Dalam Ibadah Wilroh Sta Ursula

Published on

spot_img

Manado – Mendalami Spiritualitas Ekologis atau Kerjasama Dengan Allah Selamatkan Hidup Manusia.

Hal ini disampaikan Dalam Ibadah Wilroh Sta Ursula pada pekan ketiga masa Prapaskah di pimpin ibu Kartini Marintja, bertempat di rumah Keluarga Sitindaon-Ginting, Selasa, Tanggal, 5/3/2024.

Dasar tema APP Pekan ke tiga ini Bumi beserta isinya adalah anugerah Allah untuk kesejahteraan semua orang.

Gereja juga menyerukan agar bumi atau harta benda di gunakan untuk semua orang dengan tetap menjaga
dan memelihara ciptaan lainnya.

Tujuan pokok adalah mengingatkan bahwa aneka sumber daya alam dan budaya di percayakan kepada kita bersama dan setiap orang berhak mendapat bagian di dalamnya.

Bacaan Kitab Suci dalam panduan pekan ini terdapat dalam kitab Mikha 2:1-11. ‘Kutuk Atas Orang Yang Menindas.

Nabi Mikha menyampaikan tidak sedikit orang hanya ingin mendengar.

Dalam sejarah, akibat tidak mau mendengar banyak orang tertimpa musibah.

Hal serupa di alami Mikha dalam pelayanannya. Ada orang yang senang dengan kejahatan, bahkan dalam tidur memikirkan kejahatan. Mereka melakukan tindakan semena-mena, mengambil alih apapun yang di inginkan, bertindak kejam terhadap orang dan barang, karena itu Mikha menubuatkan bahwa sekembalinya dari pembuangan, orang/golongan yang berbuat jahat tidak akan mendapat bagian warisan.

Tuhan mempersiapkan malapetaka atas mereka, — kesombongan mereka di tundukkan, hukuman Tuhan menimpa mereka yang berbuat kejam dan semena-mena terhadap orang tidak berdaya.

Seharusnya mereka merendahkan diri dan bertobat bukan memperdebatkan kesabaran dan mengkritik tindakan Tuhan yang di anggap kejam bagi mereka.

Ibadah di awali dengan menyanyikan lagu pembukaan dan di buka dengan tanda salib, pengantar memasuki minggu ke tiga masa Prapaskah, tobat, doa pembukaan.

Selesai pendalaman APP dan renungan singkat, ibu Kartini mengajak umat berdiri mengungkapkan bersama- sama pengakuan iman “Aku Percaya” di lanjutkan dengan doa umat, persembahan yang di jalankan oleh Abang, selanjutnya di tutup dengan doa penutup dan berkat.

Usai ibadah Ketua Wilroh Ibu Debby Paseru menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga yang sudah menyiapkan tempat, pemimpin ibadah dan umat yang hadir.

Dilanjutkan dengan pemberitahuan ibadah berikut dan pemimpin ibadah.

Kemudian keluarga sudah menyiapkan makanan untuk di santap bersama.

Di akhiri dengan Bincang-bincang umat, dan di jalankan loterey menambah keseruan umat.

Ibadah dimulai jam 18.45 Wita dan dihadiri sebanyak 10 orang. (Komsos St. Ursula Kartini Marintja)

KONTEN POPULER

Latest articles

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...

Doa Lintas Agama dan Adat, Memohon Pemulihan Alam Gunung Awu

TAHUNA — Keprihatinan atas kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan...

More like this

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...