BerandaKatekeseKesetiaan kepada Allah Lebih Utama daripada Gengsi Dunia

Kesetiaan kepada Allah Lebih Utama daripada Gengsi Dunia

Published on

spot_img

Markus 6:26

“Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.”

Kutipan ini berbicara tentang kisah Herodes yang terjebak oleh keputusannya sendiri. Ia sebenarnya sedih dan enggan untuk memenuhi permintaan putri Herodias yang menginginkan kepala Yohanes Pembaptis, tetapi karena sumpahnya di hadapan para tamu, ia memilih menjaga gengsi daripada menegakkan kebenaran.

Dari sini kita belajar bahwa sering kali manusia jatuh dalam dosa bukan karena tidak tahu yang benar, tetapi karena takut kehilangan kehormatan, gengsi, atau penilaian orang lain. Keputusan Herodes menunjukkan kelemahan manusia yang lebih memilih menyenangkan manusia daripada Allah.

Inti katekese ini adalah: sebagai orang beriman, kita dipanggil untuk berani memilih kebenaran meskipun tidak populer dan mungkin merugikan diri kita secara duniawi. Kehormatan sejati bukanlah apa yang dipandang manusia, melainkan kesetiaan kita kepada kehendak Allah. Kita diajak untuk berhati-hati dalam membuat janji atau keputusan, agar tidak terjerumus dalam kesalahan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Jangan biarkan gengsi, tekanan sosial, atau rasa malu membuat kita menolak kebenaran. Kesetiaan kepada Allah jauh lebih berharga daripada penghormatan dari manusia.

KONTEN POPULER

Latest articles

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

More like this

Santo Tomas Rasul: Dari Pencari Bukti Menjadi Pewarta Injil

Setiap tanggal 3 Juli, Gereja merayakan Pesta Santo Tomas Rasul. Nama Santo Tomas sering...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...