BerandaUncategorizedKITA HARUS MEMBUKA PINTU

KITA HARUS MEMBUKA PINTU

Published on

spot_img
WhatsApp Image 2026 05 24 at 13.28.38 1
RP. Apolinaris Miler Senduk MSC, Pastor Paroki Santa Veronika dari Binasko Kaiwatu

Kaiwatu – Minggu (24/5/2026) Gereja Katolik Universal merayakan Hari Raya Pentakosta. Hari turunnya Roh Kudus, sering disebut sebagai Hari Ulang Tahun Gereja Katolik.

Topik bacaan-bacaan Kitab Suci pada Minggu ini bernuansa Roh Kudus. Bacaan pertama tentang para rasul yang dipenuhi oleh Roh Kudus mulai berbicara dalam berbagai bahasa, mewartakan Tuhan Yesus. Bacaan kedua, melalui suratnya kepada umat di Korintus, rasul Paulus berbicara tentang kita semua telah dibaptis dalam Roh Kudus sehingga menjadi satu tubuh.

Dalam bacaan Injil menurut Yohanes diceritakan Tuhan Yesus menampakan diri kepada para rasul yang sedang berkumpul di satu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci, karena mereka takut kepada orang Yahudi. Dalam penampakannya Yesus menyapa para murid-Nya dengan berkata “Damai sejahtera bagi kamu!”, sesudahnya Yesus mengutus para Murid katanya “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menghembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (bdk. Yoh. 20:19-23).

Senada dengan bacaan-bacaan di atas, RP. Apolinaris Miler Senduk MSC, Pastor Paroki Santa Veronika dari Binasko Kaiwatu Manado, dalam Homilinya berpesan kepada umat untuk keluar dari zona nyaman “Kita sering seperti para rasul, yang ketakutan dan mengunci rapat-rapat jendela dan pintu”, tuturnya. Pastor Miler (sapaan akrab) mengingatkan kepada umat yang masih mengunci diri dan takut terlibat dalam kegiatan-kegiatan wilayah rohani dan paroki untuk mulai terlibat aktif.

“Hari ini Tuhan Yesus tdk membiarkan muridnya terkunci Dia hadir dan menghembus mereka dgn roh kudus. Yesus memberikan nafas baru untuk mengubah ketakutan menjadi damai sejahtera. Mengubah kesulitan menjadi peluang untuk mendapat berkat,” tegas Pastor kelahiran Woloan ini dalam Homilinya yang berapi-api.

Lanjut Pastor meminta umat untuk membuka pintu-pintu yang masih tertutup, dengan begitu Pastor mengajak umat untuk mulai memberi diri dengan segala karunia Roh Kudus yang sudah diterima melalui Sakramen-sakramen Inisiasi yakni Sakramen Baptis, Sakramen Ekaristi dan Sakramen Krisma, Pastor menegaskan bahwa dalam kesatuan Tubuh Kristus kita tidak dipanggil sebagai penonton.

“Di dalam kesatuan Tubuh Kristus kita tidak dipanggil sebagai penonton saja, tapi kita adalah bagian penting dari Tubuh-Nya. Tuhan memanggil kita untuk mewartakan Injil, maka jangan kita menutup karunia-karunia Roh Kudus yang telah dicurahkan kepada kita.” kuncinya. Semoga dengan perayaan Pentakosta ini kita semakin bersemangat dalam mewartakan Injil melalui karunia-karunia yang berikan Roh Kudus kepada kita masing-masing.

(RT)

IMG 9870
Perayaan Ekaristi hari Minggu (24/5/2026) di Paroki Santa Veronika dari Binasko Kaiwatu Manado.

KONTEN POPULER

Latest articles

Santa Perawan Maria Bunda Gereja

Memperingati Santa Perawan Maria, Bunda Gereja setiap hari Senin sesudah Pentakosta. “Di bawah salib,...

Santa Rita dari Cascia, Biarawati

Setiap tanggal 22 Mei, Gereja memperingati Santa Rita dari Cascia, Biarawati Rita lahir di Roccaporena,...

Ratusan Penggiat Komsos Keuskupan Manado Ramaikan Hari Komunikasi Sedunia di Paroki Warembungan

Ratusan penggiat Komunikasi Sosial (Komsos) paroki Keuskupan Manado menghadiri Family Gathering Komsos Keuskupan Manado...

Langkah Gemilang di Ajang Komsos Awards 2026

Warembungan, 17 Mei 2026 — Kegiatan Komsos Awards 2026 yang diselenggarakan di Gereja Santo...

More like this

Rapat Internal Bahas Penguatan Persekolahan Katolik dan Arah Pastoral Paroki

Tahuna — Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna RD. Jacob Adilang memimpin rapat internal...

Mengujungi yang Sakit dan Lansia, Aksi Nyata Pekan Pertama Umat Wilroh Santa Veronika

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Veronika Stasi Bolitan mengunjungi anggota umat yang sakit...

Mengasihi Tanpa Batas, Mengampuni Tanpa Akhir

Kasih Kristiani bukanlah kasih yang bersyarat. Kasih sejati mengalir dari hati yang rela memberi...