Kunjungan Rosario Pada Keluarga Lapendala dan Makang Di WR St Gregorius Agung

0
114

Kunjungan ibadah Rosario Wilayah Rohani (WR) St Gregorius Agung, Paroki St Mikael Perkamil Manado pada hari Minggu 23/10/22, bertempat pada Keluarga Lapendala-Makasalang, Keluarga Lesar-Lapendala, Keluarga Daud-Lapendala dan Keluarga Udampo-Lapendala.

Dengan pemimpin Ibadah Saudari Gina Nahak. Dalam Doa Rosario umat merenungkan peristiwa Mulia.

Dalam ibadah Rosario ini Bersama dengan Keluarga mengucap syukur atas Ulang Tahun dari Saudari Angely Daud yang ke 22 Tahun.

Dalam katakese diambil Topik “Tradisi Doa”. Umat yang menghadiri ibadah berjumlah 23 Orang.

Kunjungan Pada hari Senin 24/10/22, bertempat pada Kel. Makang-Scipio. Dengan pemimpin Ibadah Ibu Meis Lomboan.

Dalam Doa Rosario umat merenungkan peristiwa Gembira. Dalam katakese diambil Topik “Jalan Doa”.

Umat yang menghadiri ibadah berjumlah 23 Orang.(KomsosWRStGregoriusAgung, Didi Pelealu/mvr)

********
Katakese

Persekutuan Pribadi dan Masyarakat (KGK 464-471)
1. Apakah harapan utama dari panggilan kita sebagai manusia ciptaan Allah? Umat manusia pada dasarnya dipanggil untuk mencapai kepenuhan citra Allah menurut Yesus Kristus yakni kebahagiaan kekal. Oleh karena itu, persekutuan (dimensi sosial) menjadi unsur penting kodrat dan panggilan manusia. Tujuannya: membangun persatuan cinta Allah Tritunggal dalam hidup bersama sesama.

2. Apa hubungan antara pribadi dan masyarakat? Pribadi manusia harus menjadi prinsip, subjek dan tujuan dari institusi sosial. Hidup bersama dalam keluarga dan komunitas sipil (baik nasional maupun internasional) sangat perlu bagi setiap pribadi manusia, dan wajib menghormati prinsip subsidiaritas (saling membantu). Prinsip subsidiaritas bertujuan menciptakan hubungan harmonis antara orang perorangan dan masyarakat.

3. Apa yang perlu dimaknai dalam kehidupan bermasyarakat? Dalam kehidupan bermasyarakat, perlu diperhatikan tata nilai yang benar, dimana aspek-aspek jasmani dan alami akan menghantar kepada segi-segi batin dan rohani. Karena hidup bermasyarakat itu bersifat spiritual dimana orang-orang saling bertukar pengetahuan mengenai berbagai hal dalam terang kebenaran.

4. Apa yang perlu diusahakan dalam hidup bermasyarakat? Yang perlu diusahakan adalah pembaharuan diri dan pertobatan yang terus menerus sehingga dapat merubah dunia supaya semakin sesuai dengan keadilan dan lebih mengembangkan kebaikan dari pada menghalang-halangi keadilan, kebenaran dan kebaikan.

5. Bagaimana mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan beradab? Perlu sebuah dorongan dan pewartaan untuk pertobatan hati dan memohon dengan sangat rahmat Allah agar setiap orang mampu mengenal jalan yang benar dan tidak menyerah kepada kejahatan. Perlu keberanian memerangi kejahatan dengan cinta yang menghormati hak-hak orang lain dan bersikap adil dalam terang Injil.***

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini