BerandaBerita KomsosMemaknai Pertobatan Ekologis sebagai Wujud Iman yang Hidup

Memaknai Pertobatan Ekologis sebagai Wujud Iman yang Hidup

Published on

spot_img
1000056410

Pada hari Selasa, 18 Maret 2025, Wilayah Rohani Ratu Rosari Suci dan Wilayah Rohani St. Cornelius telah melaksanakan Ibadah Rayon VI yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan iman. Ibadah Sabda serta Pendalaman APP minggu ke-2 ini mengangkat tema “Pertobatan Ekologis & Perubahan Iklim”, yang menyoroti panggilan umat beriman untuk semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari iman yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Ibadah ini diselenggarakan di rumah Ibu Engelin Christofel, dengan Bapak Leonard Karema sebagai pemimpin ibadah dan Frater Gusti CMM sebagai fasilitator dalam sesi katekese. Dalam refleksi atas bacaan dari Kitab Kejadian 3:1-7, umat diajak untuk merenungkan bagaimana dosa pertama yang dilakukan manusia telah membawa konsekuensi besar, tidak hanya dalam hubungan antara manusia dan Tuhan, tetapi juga dalam keharmonisan dengan alam ciptaan-Nya. Dosa menciptakan ketidakseimbangan dan kerusakan, sehingga pertobatan ekologis menjadi bagian penting dari panggilan iman dalam menghadapi tantangan perubahan iklim saat ini.

Ibadah ini dihadiri oleh 21 umat dewasa, 2 Orang Muda Katolik (OMK), dan 3 anggota Sekami, yang dengan penuh semangat mengikuti setiap bagian ibadah serta diskusi dalam pendalaman iman. Melalui pertemuan ini, umat diajak untuk lebih sadar akan peran serta tanggung jawabnya dalam menjaga alam sebagai bagian dari karya keselamatan Allah.

Semoga melalui ibadah ini, setiap peserta semakin terdorong untuk menerapkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari, dengan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pertobatan yang nyata. Kiranya kasih dan hikmat Tuhan senantiasa menuntun setiap umat dalam perjalanan iman, sehingga hidup semakin mencerminkan keindahan dan keharmonisan ciptaan-Nya.

1000056416

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...