Membuka Pintu Gereja 24 Jam Selama 2 Hari

0
777

Menanggapi ajakan Paus Fransiskus agar dari tanggal 9 – 10 Maret 2018 pintu gereja dibuka 24 jam dan diakan adorasi Sakramen Mahakudus serta pengakuan dosa, maka pada Kamis 8 Maret – Sabtu 10 Maret 2018, Komunitas Diosesan Seminari Tinggi Hati Kudus Yesus Pineleng melaksanakan Triduum. Kegiatan ini dilaksanakan di Seminari Pineleng. Kegiatan dibuka dengan ibadah Taize yang dipimpin oleh frater-frater tingkat II. Sesudah ibadah Taize, para frater kemudian masuk dalam suasana hening merefleksikan (dari malam sampai Sabtu sore) pengalaman panggilan mereka: entah pengalaman menyenangkan atau pun tidak menyenangkan di mana frater merasa Tuhan memperdengarkan suara-Nya memanggil dia menjadi imam.

Sabtu sore para suster Putri Karmel dari Tampusu bersama tim KTM (Komunitas Tritunggal Mahakudus) memberikan materi tentang “Pentingnya Hidup Komunitas bagi Calon Imam”. Tidak ada imam dan calon imam yang dipanggil untuk dirinya sendiri dan hidup untuk dirinya sendiri melainkan selalu dalam kebersamaan (kolegialitas) dan untuk orang lain (pelayanan). Mereka yang dipanggil itu ialah pribadi-pribadi yang berbeda satu sama lain, namun karena mereka tinggal dan hidup bersama di bawah satu atap dan punya tujuan yang sama maka persekutuan itu menjadi satu keluarga. Dalam hidup berkomunitas rupa-rupa pengalaman telah membentuk para frater menjadi pribadi yang semakin mantap dan semakin layak untuk menjadi imam. Sesudah materi, kegiatan dilanjutkan dengan lectio divina yang dibagi dalam beberapa kelompok, lalu dilanjutkan dengan devosi jalan salib, makan malam dan ditutup dengan adorasi Sakramen Mahakudus sampai jam 10 malam. Sesudah adorasi para frater kembali masuk dalam suasana hening untuk berefleksi pribadi sampai pagi hari.

Pagi hari sesudah ibadah pagi, meditasi, dan sarapan, tepat pukul 08.00 Pst. Ino, CSE memberikan materi tentang “Pengampunan sebagai Suatu Rahmat”. Materi ini membantu para frater untuk semakin menyadari pentingnya pengampunan bagi diri sendiri dan orang lain agar para frater menjadi pribadi yang semakin mantap. Sesudah materi ini, kegiatan selanjutnya ialah pengakuan dosa dari pukul 10.00 – pukul 11.30. Pukul 12.00, kegitan triduum ini ditutup dengan misa bersama para frater, suster dan keluarga Komunitas Tritunggal Mahakudus. Keluarga besar Seminari Tinggi Hati Kudus Pineleng senang dengan kegiatan baik ini. Kegiatan ini membantu para frater semakin lebih bersemangat dalam menjalani proses pembinaan di Seminari Pineleng sebagai masa persiapan menuju tahbisan imamat. Terima kasih Pastor, terima kasih Suster, dan terima kasih keluarga Komunitas Tritunggal Mahakudus atas kebersamaannya selama masa tirduum ini. (JT)

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini