
Dalam semangat tobat dan pembaruan hati yang menjadi inti dari Masa Prapaskah, umat Wilayah Rohani St. Cornelius mengadakan Ibadah Tobat dan Penerimaan Sakramen Tobat pada Selasa, 8 April 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di kediaman keluarga Tangkudung–Ohmar, yang dengan sukacita dan keramahtamahan membuka pintu rumah mereka bagi perjumpaan rohani umat.

Sdri. Monica Tambajong memimpin ibadah tobat, yang diawali dengan pemeriksaan batin dalam suasana hening dan penuh refleksi. Umat diajak untuk merenungkan kembali relasi mereka dengan Allah dan sesama, serta menyadari kelemahan diri yang menjadi penghalang bagi kasih sejati. Sakramen Tobat kemudian dilayani oleh Pastor Longginus Farneubun, MSC, yang dengan penuh kesabaran dan kelembutan menyambut umat yang ingin berdamai dengan Tuhan melalui pengakuan dosa. Sebanyak 18 umat menerima Sakramen ini dengan hati yang terbuka, menandai langkah pertobatan dan pembaruan hidup dalam terang rahmat Allah.

Bacaan Injil dari Matius 22:34-40 menjadi dasar renungan rohani malam itu: “Kasihilah Tuhan Allahmu… dan kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” Renungan singkat mengajak umat untuk menyadari bahwa kasih adalah hukum yang utama dalam hidup Kristen, namun dalam kenyataan hidup, manusia sering gagal mengasihi Allah secara utuh dan mengasihi sesama dengan tulus. Oleh karena itu, hanya dengan rahmat dan belas kasih Allah, kasih yang sejati dapat disempurnakan dalam diri umat yang bertobat.

Ibadah tobat ini berlangsung dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan, menjadi ruang yang menyentuh hati dan memperbaharui jiwa. Ditutup dengan berkat pastoral oleh Pastor Longginus, umat meninggalkan tempat ibadah dengan sukacita dan damai, membawa pulang hati yang telah dimurnikan dan diperbarui oleh rahmat Tuhan. Kiranya pengalaman rohani ini menjadi bekal berharga dalam menapaki sisa masa Prapaskah, serta mempersiapkan diri dengan layak menyambut misteri agung Paskah Tuhan kita Yesus Kristus.
