
Pada hari Selasa, 08 April 2025, Ibadat Sabda yang dirangkaikan dengan Sakramen Tobat, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan rohani dalam Masa Prapaskah yang penuh makna. Kegiatan dilaksanakan di kediaman keluarga Linu–Pondaag dan keluarga Lasut–Siwu, dan dihadiri oleh 23 orang umat yang datang dengan kerinduan untuk mengalami kasih Allah yang menyelamatkan.
Ibadat Sabda dan Ibadat Tobat dipimpin dengan penuh hikmat oleh Ibu Vera Lumenta dan Ibu Debby Sampouw, sementara Sakramen Tobat diberikan oleh Pastor Paulus Laurentius Pitoy, MSC. Dengan suasana yang hening dan penuh penghayatan, umat diajak untuk memeriksa batin, mengakui dosa, serta membuka hati kepada rahmat pengampunan Tuhan.
Bacaan Injil dari Yohanes 8:1–11, yang menceritakan tentang perempuan yang berzinah dan pengampunan dari Yesus, menjadi dasar permenungan yang menyentuh: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” Sabda Tuhan ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah sumber belas kasih, yang senantiasa memberikan kesempatan baru kepada setiap orang untuk bangkit dari keterpurukan dosa dan berjalan dalam terang-Nya.
Peribadatan ditutup dengan berkat peneguhan dari Pastor Paulus Pitoy, MSC, yang menjadi pengingat bahwa kasih Tuhan tidak hanya mengampuni, tetapi juga menguatkan langkah kita untuk terus bertumbuh dalam kekudusan dan kasih kepada sesama. Semoga pengalaman iman ini menjadi kekuatan bagi umat untuk melanjutkan perjalanan Prapaskah dengan hati yang diperbarui dan hidup yang lebih berkenan kepada Tuhan.
