Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1179 Tahun 2026 tentang Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Nasional IV Tahun 2027. Ajang ini akan digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Dokumen tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay bersama Ketua Umum LP3KN Mulyawan Margadana. Penyerahan turut disaksikan Plt. Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) RD Nikasius Jatmiko, serta sejumlah pejabat Ditjen Bimas Katolik dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan itu, Victor melaporkan kesiapan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah. Ia menyampaikan bahwa Pesparani IV mengusung tema “Satu Harmoni, Berjalan Bersama dari Sulawesi Utara untuk Indonesia Rukun dan Bersaudara”, yang menggambarkan semangat kebersamaan dan persaudaraan.

“Sulawesi Utara siap menyambut Pesparani Katolik Nasional IV dengan sukacita. Kami ingin ajang ini menjadi bagian dari perayaan iman yang mempererat persaudaraan dan keberagaman Indonesia,” ujar Victor.
Victor juga memastikan rangkaian Pesparani akan berlangsung pada 16–21 November 2027, dihitung dengan H-1 dan H+1. Kegiatannya meliputi pembukaan dan misa, penutupan dan misa, pameran UMKM, malam persaudaraan dan konser budaya Sulawesi Utara, serta seminar dan workshop. Selain itu ada defile peserta, parade, prosesi Kristus Raja Semesta Alam, pengumuman lomba, dan penyerahan hadiah.
Untuk cabang lomba, kategori paduan suara mencakup Paduan Suara Anak, Remaja Gregorian, OMK Campuran, Dewasa Wanita, Dewasa Pria Gregorian, dan Dewasa Campuran. Kategori perorangan meliputi Bermazmur (Anak, Remaja, OMK, dan Dewasa), Cerdas Cermat Rohani (Anak dan Remaja), serta Bertutur Kitab Suci Anak.
Pesparani Katolik Nasional IV akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Kota Manado dan Kota Tomohon.

