BerandaBerita KomsosMerenungkan Pertobatan Ekologis dan Pentingnya Air Bersih sebagai Anugerah Tuhan

Merenungkan Pertobatan Ekologis dan Pentingnya Air Bersih sebagai Anugerah Tuhan

Published on

spot_img
1000063635

Pada hari Selasa, 1 April 2025, Wilayah Rohani Santa Lucia mengadakan Ibadah Masa Prapaskah ke-4, yang diselenggarakan di rumah keluarga Heattubun-Sumampouw. Dalam suasana penuh kekhusyukan, umat berkumpul untuk beribadah dan merenungkan pentingnya pertobatan ekologis, khususnya dalam menjaga dan melestarikan air bersih sebagai sumber kehidupan yang diberikan Tuhan bagi seluruh ciptaan-Nya.

1000063632

Ibadah ini dipimpin oleh Bapak John Kaawoan, dengan bacaan Kitab Suci dari Yehezkiel 47:1-12. Dalam bacaan ini, Yehezkiel mendapat penglihatan tentang air yang mengalir dari Bait Allah, yang membawa kesuburan dan kehidupan bagi segala yang disentuhnya. Air yang mengalir tersebut menjadi simbol rahmat Tuhan yang memperbarui dan menghidupkan. Umat diajak untuk merenungkan bagaimana air tidak hanya penting bagi kelangsungan hidup manusia, tetapi juga bagi seluruh ciptaan Tuhan, termasuk tumbuhan, hewan, dan ekosistem secara keseluruhan.

1000063629

Sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci, “Ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di sana menjadi tawar, sehingga segala sesuatu dapat hidup di sana” (Yehezkiel 47:9). Ayat ini mengajarkan bahwa air adalah tanda kehidupan, dan sebagai umat beriman, kita dipanggil untuk menjaga kesuciannya, menggunakan air dengan bijak, serta tidak mencemarinya dengan tindakan yang merusak lingkungan.

Ibadah ini dihadiri oleh 16 umat, yang dengan penuh iman dan semangat mengikuti permenungan firman, doa, dan refleksi. Dalam diskusi yang berkembang, umat menyadari bahwa pertobatan ekologis bukan hanya sekadar konsep, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti menghemat penggunaan air, menjaga kebersihan sumber air, serta mengajarkan generasi muda tentang pentingnya konservasi lingkungan.

Melalui ibadah ini, umat semakin diperkaya dalam pemahaman bahwa menjaga air bersih bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga tanggung jawab iman. Sebab, dengan merawat dan menggunakan air dengan bijak, kita turut menjaga kelangsungan kehidupan serta mensyukuri berkat Tuhan yang telah dianugerahkan bagi seluruh ciptaan-Nya. Semoga melalui permenungan ini, umat semakin terdorong untuk menerapkan pertobatan ekologis dalam kehidupan sehari-hari, sehingga rahmat Tuhan terus mengalir dalam setiap langkah hidup, sebagaimana air yang membawa kesuburan dan kehidupan bagi dunia.

KONTEN POPULER

Latest articles

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di Paroki Tataaran.

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di...

LP3KD Sulut Bentuk Tim Pelatih, Siapkan Kontingen Terbaik untuk Pesparani Nasional 2027

MANADO – Di sela pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani...

15 Kabupaten/Kota Kompak, LP3KD Sulut Matangkan Persiapan Pesparani Nasional 2027

MANADO – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara menggelar Rapat...

Lomba Remi dan Jenderal Awali Rangkaian Pesta Pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta – GPI

Rangkaian kegiatan dalam rangka pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah...

More like this

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di Paroki Tataaran.

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di...

LP3KD Sulut Bentuk Tim Pelatih, Siapkan Kontingen Terbaik untuk Pesparani Nasional 2027

MANADO – Di sela pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani...

15 Kabupaten/Kota Kompak, LP3KD Sulut Matangkan Persiapan Pesparani Nasional 2027

MANADO – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara menggelar Rapat...