BerandaBerita KomsosMet Siang Frater, eh, Pastor

Met Siang Frater, eh, Pastor

Published on

spot_img

Perjalanan waktu itu sungguh menarik. Ia terus maju secara perlahan dan selalu memperbaharui dirinya sendiri. Ia tak pernah bertambah tua dan tak pernah habis.

Beberapa hari sesudah tahbisan sungguh merupakan suatu pengalaman menarik. Banyak doa dan ungkapan selamat. Banyak tawa dan rangkulan. Banyak hal baru. Salah satu yang paling mencolok adalah cara mereka menyapaku. Ada yang sempat kaku untuk memanggil pastor, seperti kata ayahku. Ada yang masih memanggil frater. Ada juga yang masih meralat: ?met siang frater, eh, pastor?.

Pengalaman ini membawaku pada suatu permenungan bahwa sesudah tahbisan, mereka memandangku secara lain. Ada yang merasa lebih segan sehingga akhirnya terkesan kaku. Sampai muncul tanya: apakah rahmat tahbisan mengubah pandangan orang saja sehingga akupun harus turut dalam pandangan yang terbentuk itu? Sebelum terjebak dalam situasi itu, saya pun menyadari bahwa Imamat itu merupakan martabat pelayanan. Imamat itu bukanlah hal yang memaksudkanku berada di atas panggung, di depan sorotan banyak mata, ataupun dalam kerumunan orang-orang terpandang. Imamat itu adalah rahmat pelayanan sehingga kubisa berada di depan altar ?in persona Cristi? dan melayani umatNya yang terkasih.

Dengan demikian, kusadar bahwa diriku tetaplah seorang anak, seorang kakak, seorang sahabat bagi orang-orang yang kukasihi dan mengasihi aku. Kesadaran ini menghantarku tetap berada di antara mereka dan berusaha menjadi pembawa rahmat bagi semua orang.

Sekalipun demikian, atas tugas perutusan yang sama kuakan pergi menjauhi mereka ke kawanan domba lain yang tak kukenal ataupun kumengerti. Namun, kuyakin Tuhan akan menyertaiku dalam membawa Imamat itu dalam bejana liat diriku ini.

cardo 3

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...