BerandaBerita KomsosMinggu Kerahiman Ilahi, Pastor Yong: Kembalilah dan Alami Kasih-Nya, Tuhan Tidak Pernah...

Minggu Kerahiman Ilahi, Pastor Yong: Kembalilah dan Alami Kasih-Nya, Tuhan Tidak Pernah Menolak

Published on

spot_img

Manado – “Pada hari ini Gereja Katolik di seluruh dunia merayakan Hari Minggu Kerahiman Ilahi,”

Hal ini diungkapkan Pastor Johanis Ohoitimur, MSC (Yong), pada Misa Kedua, Hari Minggu Paskah II (Minggu Kerahiman Ilahi), bertempat di Gedung Gereja St Mikael Perkamil Manado, Minggu (27/04/2025).

“Pesta ini ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II, pada tanggal 30 April 2000, di saat di mana St Faustina dikanonisasi sebagai orang kudus dalam Gereja dan digelari “rasul kerahiman ilahi”. Dalam 25 tahun terakhir Hari Minggu Kerahiman Ilahi telah menjadi kesempatan di mana banyak orang beriman menyatakan iman dan hormat kepada kerahiman ilahi,” tuturnya.

Menurut Pastor Yong, dalam suatu penampak kepada Santa Faustina, Yesus mengatakan: “Aku menghendaki Pesta Kerahiman Ilahi menjadi tempat perlindungan dan tempat bernaung bagi segenap jiwa-jiwa, teristimewa para pendosa yang malang.

Pada hari itu lubuk belas kasih-Ku yang paling lemah-lembut akan terbuka. Aku akan mencurahkan suatu samudera rahmat atas jiwa-jiwa yang menghampiri sumber kerahiman-Ku.”

Lanjut Pastor Yong, Apa artinya kerahiman ilahi? Setiap Wanita memiliki Rahim. Setiap manusia yang lahir pernah hidup dalam Rahim ibunya. Dalam Rahim itu janin bertumbuh dan berkembang. Dalam Rahim ibu, kehidupan anak tergantung pada ibunya. Dalam Rahim itu, anak merasa aman dan nyaman, merasa dilindungi, dan merasa kasih sayang. Ibu yang baik sungguh-sungguh melindungi anaknya sejak dalam rahimnya, dengan cinta kasih. Setelah anak lahir, hubungan ibu dan anak tidak terputus. Walaupun anak bertumbuh dewasa, dan menjadi mandiri, tetapi kasih sayang ibu tidak pernah berhenti.

“Anak yang baik selalu merasakan kasih sayang ibunya, dan membalas dengan bakti anak kepada orang tuanya,” tegasnya.

Pastor Yong mengungkapkan, Hari Sabtu kemarin perhatian seluruh dunia tertuju ke Roma, menyaksikan prosesi pemakaman Paus Fransiskus. Tidak seperti Paus-paus lain yang dimakamkan di Basilika St Petrus, Paus Fransiskus minta sendiri untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma.

Dalam surat wasiatnya Paus Fransiskus memberi alasan: Setiap kali hendak berangkat ke luar negeri, saya datang mohon perlindungan Bunda Maria, dan ketika kembali ke Roma saya langsung pergi menghadap Maria untuk bersyukur. Saya ingin beristirahat secara dekat dengan Maria”. Kita tahu bahwa melalui Maria, Paus Fransiskus mengalami kasih dan kerahiman Allah.

“Kasih dan kerahiman itulah yang ia bagikan melalui perhatiannya kepada orang-orang yang menderita, miskin, pengungsi, mereka yang dalam penjara, mereka yang tersingkir dan kurang diperhatikan,” jelasnya.

Pastor Yong menyatakan, Kerahiman ilahi, berarti Rahim Allah yang merupakan tempat asal manusia. Manusia dan bumi dengan segala isinya diciptakan dan berasal dari kerahiman itu. Kerahiman Ilahi menyatakan bahwa Allah selalu mencintai kita, bahwa belas kasih Allah kepada manusia tidak pernah berakhir, seperti belas kasih dan kasih sayang ibu tidak berakhir bagi anaknya. Sama seperti seorang ibu akan merasa disakiti hatinya ketika anaknya meninggalkannya, atau melupakannya atau mengabaikannya atau menjahatinya; begitu pula hati Allah disakiti oleh dosa.

“Dosa yang paling menyakiti hati Allah ialah melupakan Allah, menolak Allah, menyangkal Dia,” tegasnya.

Pastor Yong mengatakan, Dalam Injil hari ini Tomas mewakili manusia yang menyangkal Allah. Tidak percaya kalau belum melihat Yesus. Maka untuk menarik Tomas kembali kepada kerahiman ilahi, Yesus mempersilakan Tomas untuk memasukkan tangannya ke dalam lambung. Permintaan Yesus ini dan jawaban Tomas itu mempunyai arti yang besar.

“Yesus mempersilakan orang yang ragu-ragu, yang menolak Dia, yang menyangkal Dia, untuk masuk ke dalam kerahiman-Nya, melalui pintu lambung-Nya yang terbuka secara menyakitkan.

Kasih sayang Allah itu tidak terbatas, sangat kuat, lebih kuat dari kekurangan dan sikap manusia berdosa; karena itu walaupun hati Allah disakiti, Ia tidak menolak orang yang mau datang kepada-Nya.

Tomas mewakili semua manusia berdosa yang mau kembali dan mengakui kerahiman ilahi. Jawaban Tomas: “Ya Tuhanku dan Allahku”, adalah pernyataan iman manusia berdosa yang kembali ke dalam kerahiman ilahi Allah.

Kita diutus untuk mewartakan iman dan kebahagiaan kita kita, walaupun tidak melihat,” jelasnya.

Pastor Yong menegaskan, Pesta Kerahiman Ilahi = meneguhkan iman kita, bahwa kita hidup dalam Rahim Allah yang selalu melindungi kita dengan kasih sayang ilahi. Jika kita mengabaikan Tuhan, kita melupakan Tuhan, menyakiti hati Tuhan: kembalilah dan mengalami kasih-Nya, Tuhan tidak pernah menolak.

“Semoga keyakinan ini juga memperkuat hubungan kasih antara orang tua dan anak-anaknya,” tandasnya.(man repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

More like this

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...