Minut – Misa syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Bapak Josep Pontoh dari Wilayah Rohani Sta Maria DKS, Paroki St Mikael Perkamil Manado, dilaksanakan bertempat di Rumah Keluarga Pontoh-Dumais, di Desa Laikit, Minut, Senin, 12 April 2025.
Misa syukur dipimpin Pastor Paroki St Yohanes Penginjil Laikit, Cherril Ferdy Angelo Tanod, Pr dan dihadiri oleh Keluarga, umat Paroki St Mikael Perkamil, umat Wilroh St D Savio Laikit, dan para sahabat.

Pastor Angelo mengawali renungannya dengan mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada Bapak Josep Ponto yang usia 80 tahun.
“Kitab Suci menjelaskan, umur manusia itu 70 tahun, 80 tahun jika kuat, berarti Bapak Josep termasuk yang kuat,” tuturnya.
Menurutnya, di usia yang panjang ini tentunya haruslah kita bawa dalam ucapan syukur, Tuhan masih memberikan kesempatan kepada Bapak Yosep hari ini masih boleh merayakan usia 80 tahun bersama orang-orang yang dicintai keluarga, istri, anak-anak, cucu-cucu, sahabat yang ada di tempat ini, bukti nyata bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Bapak Joseph sendiri.

“Kita semua yang diundang datang ke tempat ini untuk bersyukur dan merayakan hari ulang tahun yang intensinya mendoakan Bapak Josep untuk sehat dan berbahagia di usia yang ke 80,” urainya.
Pastor Angelo mengungkapkan, dengan merayakan HUT, kita diingatkan waktu kita dilahirkan oleh orang tua, tanggal yang sungguh berkesan. Satu hari diistimewakan khusus dan spesial, setiap tahun.
“Setelah merayakan HUT yang disempurnakan dengan Ekaristi, apa harapan kita?, kalau anak muda banyak harapan, kalau lansia harapannya cukup sehat dan dapat melihat istri, anak dan cucu.

Pastor Angelo menyampaikan, bacaan hari ini berkaitan dengan Gembala Yang Baik. Tuhan Yesus menggambarkan dirinya sebagai gembala dan kita umatnya sebagai domba-domba. Ciri-ciri domba selalu dalam satu kawanan dan selalu mengikuti gembalanya yang menghantar ke rumput dan air yang baik agar domba-domba memiliki kehidupan.
“Hari Tuhan memperjelas bahwa Dia adalah pintu, yang masuk melalui pintu akan selamat. Kalau yang tidak melalui pintu berarti perampok atau pencuri. Semua orang yang masuk lewat diri Yesus pasti selamat. Dengan mengunakan pintu yaitu rajin berdoa, hidup kita mau diatur oleh Tuhan, mau menderita dan senang, semua dikuatkan bila menjadikan Tuhan sebagai pintu,” pesannya.
“Kita harus menjadikan Tuhan sebagai pintu yang menguatkan hidup kita dalam susah dan senang. Ia memberikan kita berkat yang melimpah, dengan pintu-pintu rahmat Indulgensi Penuh pada Tahun Yubileum 2015, pintu porta santa melalui pintu Suci. Mengikuti Ekaristi senantiasa sebagai tempat mencari solusi dan menimba iman,” harapnya.
Usai Misa dilanjutkan dengan acara tiup lilin oleh Bapak Josep yang didampingi Istri Betty Dumais, anak-anak dan cucu-cucu.(man repi)
