BerandaBerita KomsosPastor Tinangon: Tuhan Tidak Mengejar Harta, Jabatan dan Prestasi Kita

Pastor Tinangon: Tuhan Tidak Mengejar Harta, Jabatan dan Prestasi Kita

Published on

spot_img

Pastor Petrus Tinangon Pr mengingatkan bahwa Tuhan tidak mengejar harta, jabatan maupun prestasi yang kita raih. Hal itu diungkapkan Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) itu dalam kotbah saat merayakan perayaan ekaristi bersama umat wilayah rohani Santa Ursula, Sabtu (21/10/2023).

Misa ini diawali pembacaan kisah Santa Ursula oleh Frater Dirros Pugon Pr. Dalam misa syukur perayaan pesta pelindung Wilayah Rohani Santa Ursula itu Pastor Petrus membacakan Injil Lukas 10:38-42 yang mengisahkan Maria dan saudaranya Marta.

Pastor Petrus mengungkapkan, Injil tersebut mengkisahkan Yesus bersama murid-muridnya tiba di sebuah kampung dan diterima oleh Marta yang memiliki saudara Marta. Dua wanita ini memiliki karakter berbeda. Marta sebagai tuan rumah sibuk melayani tamu-tamunya yakni Yesus dan  murid-muridnya. Sedangkan saudaranya Maria memilih duduk dekat Yesus dan mendengarkan-Nya. Sampai kemudian Marta protes dengan Maria yang hanya duduk saja dan tidak membantunya melayani para tamu. Yesus berkata, ”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

Pastor Tinangon mengungkapkan, dalam kehidupan saat ini, kita juga sibuk bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan, atau mendapatkan perhatian dan kepercayaan untuk jabatan atau kekuasaan. Kita juga berusaha keras untuk meraih prestasi yang membanggakan.

“Tetapi bagi Allah, bukan itu yang diinginkan-Nya. Bukan harta, bukan jabatan atau prestasi yang membanggakan yang diinginkannya. Tetapi sudahkan kita sibuk mencari Allah. Apakah prestasi lebih membanggakan dari melaksanakan kasih karunia Tuhan kepada kita?. Hati-hati saat ini banyak orang bekerja keras mengaku untuk memuliakan Tuhan, tetapi sebenarnya hanya mengejar harta kekayaan, jabatan atau prestasi yang membanggakan  diri sendiri. Allah menginginkan kita perduli dan mengasihi sesama kita,” ungkap Pastor Petrus Tinangon.

Lanjut Pastor Tinangon, Santo Benediktus menggunakan  motto andalan Ora et Labora yang berarti Bekerja dan Doa. “Tetapi di jaman saat ini lebih banyak orang yang bekerja tanpa berdoa, atau berdoa saja tanpa berusaha.  Berdoa saja tanpa ada usaha, maka akan  sia-sia. Bagaimana mungkin akan sukses atau berhasil kalau hanya berdoa saja tanpa berusaha,” ujar Pastor.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...