BerandaBerita KomsosPastor Valen: Biarkan Yesus Meraja dalam Hidup Kita

Pastor Valen: Biarkan Yesus Meraja dalam Hidup Kita

Published on

spot_img

Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) merayakan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam pada Minggu, 23 November 2025. Dalam homily Pastor Valentino Pandelaki Pr mengajak umat agar membuka hati dan membiarkan Yesus Kristus meraja dalam kehidupan kita.

Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam dirayakan sebelum memasuki Masa Adven, yang pada tahun 2025 dimulai pada 30 November. Dalam kalender liturgi, Hari Raya Kristus Raja juga memiliki sejarah yang berakar pada situasi dunia yang penuh gejolak pada awal abad ke-20. Hari raya ini pertama kali ditetapkan oleh Paus Pius XI pada 11 Desember 1925 melalui ensiklik Quas Primas.

“Raja kita bayangkan taktah, mahkota emas berhias permata, pakaian mewah. Tapi injil hari ini menampilkan sesuatu berbeda. Yesus Kristus Raja Semesta Alam tidak menggunakan mahkota dari emas. Tetapi Yesus menggunakan mahkota duri. Raja yang duduk di singgahsana mewah, tetapi Yesus bertahtah tergantung di kayu salib,” papar Pastor Valentino Pandelaki Pr.

Lanjutnya, Raja mengenakan pakaian mewah berkilauan dari emas, tetapi Yesus tidak mengenakan pakaian saat disalibkan. Raja Dimana-mana disanjung, dipuji, tetapi Yesus dihina dicemooh, dimaki. “Di Tengah kelemahannya justru nampak kuasa kasih. Yesus menunjukan kerajaannya bukan menindas tetapi penuh kerendahan hati, membebaskan, penuh pengampunan. Kerendahan hati terpancar dari hati Yesus kasih yang mengubah. Yesus buka raja yang disembah, tetapi raja yang melayani, mengasihi sampai tuntas,” ungkap Pastor Valen.

Dalam injil menurut Pastor Valen, seorang penjahat yang disalib di samping berkata “Yesus ingatlah aku jikalau Engkau datang sebagai raja.” Yesus pun menjawab, “sesungguhnya pada hari ini juga engkau akan ada bersama-sama Aku di Firdaus.”

“Kerajaan kristus terbuka bagi siapa saja yang penuh kerendahan hati mau bertobat. Kita pun dengan penuh kerendahan hati, mau bertobat dan datang padanya. Tentu Yesus dengan hati terbuka mau menerima kita bersama dalam kerajaannya. Makna kita merayakan Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam yaitu kita membiarkan Yesus membimbing, menuntun membawa kita kedalam kerajaannya. Kita diajak menjadikan kasih menuntun, merajai kehidupan kita. Biarlah kristus menjadi raja dalam hidup kita. Mengikuti teladan Yesus kristus yang tidak mementingkan kepentingan pribadi, tetapi kerendahan hati. Biarkanlah Yesus meraja dalam kehidupan kita,” pungkas Pastor Valen.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Betninja Casino: optimale strategieën voor gevorderde gokliefhebbers

Betninja Casino is gedurende vele jaren een veelgekozen speelomgeving voor spelliefhebbers die doelgericht...

LalaBet Casino: geavanceerde tactieken voor doorgewinterde spelers

LalaBet Casino is al langere tijd een favoriet platform voor gebruikers die meer willen...

En Iyi Slot Versiyonlari dahilinde 7 slots Casino Slot Kilavuzu

Global oyun piyasasinin en saglam noktasi kapasitesindeki 7 slots casino; oyun sahasinda üstün bir...

Alles over gokken zonder Cruks-koppeling

Een erkend casino zonder Cruks opent de deur voor Nederlandse gokkers de ruimte om...

More like this

Ziarah Hari Raya Kenaikan Tuhan, Paroki St. Ignatius Manado

Kamis, 14 Mei 2026 Dalam rangka memperingati Hari Raya Kenaikan Tuhan, umat Paroki St....

Menyambut Kristus dalam Ekaristi: Perayaan Komuni Pertama di Paroki St. Ignatius Manado

Manado, 7 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita, haru, dan rasa syukur mewarnai Perayaan...

28 ANAK DI PAROKI KAIWATU “RINTIS JALAN KE SURGA”

KAIWATU – Minggu (8/6/2026) bagi sebagian besar umat Katolik adalah hari ke Gereja. Bagi...