BerandaBerita KomsosPaus Fransiskus saat Misa di GBK: Beranilah Bermimpi Tentang Persaudaraan!

Paus Fransiskus saat Misa di GBK: Beranilah Bermimpi Tentang Persaudaraan!

Published on

spot_img

Pada hari ketiga Perjalanan Apostoliknya ke Indonesia, Paus Fransiskus merayakan Misa di Jakarta, dan mengingatkan umat beriman akan pentingnya mendengarkan dan menghidupi Sabda yang diwartakan oleh Yesus

“Mendengarkan Sabda dan menghidupi Sabda” adalah “dua sikap fundamental yang memungkinkan kita menjadi murid Yesus,” kata Paus Fransiskus pada hari Kamis dalam Misa Kudus di GBK.

Merenungkan bacaan Injil untuk pesta St. Teresa dari Kalkuta, Bapa Suci mencatat bahwa “hati manusia selalu mencari kebenaran yang dapat memenuhi keinginannya akan kebahagiaan.” Kebenaran itu, katanya, tidak dapat ditemukan dalam kata-kata manusia belaka, tetapi hanya dalam Sabda Allah, “satu-satunya kompas sejati untuk perjalanan kita, yang mampu membawa kita kembali kepada makna hidup yang sejati di tengah begitu banyak luka dan kebingungan.”

paus 1
Paus Fransiskus saat memimpin perayaan ekaristi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024). INDONESIA PAPAL VISIT COMMITEE/ AGUS SUPARTO 05-09-2024

Paus Fransiskus mengingatkan umat bahwa tugas pertama kita sebagai murid adalah mendengarkan Sabda Allah, seperti yang dilakukan Petrus ketika Yesus mulai berkhotbah dari perahunya. “Hidup iman kita dimulai,” kata Paus, “ketika kita dengan rendah hati menerima Yesus ke dalam perahu kehidupan kita, memberi ruang bagi-Nya, mendengarkan Sabda-Nya, dan membiarkan diri kita dipertanyakan, ditantang, dan diubah olehnya.”

Pada saat yang sama, Paus melanjutkan, kita dipanggil tidak hanya untuk mendengarkan Sabda Yesus, tetapi juga untuk menghidupinya. Petrus mempercayai Tuhan ketika Ia memanggilnya untuk “bertolak ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jala untuk menangkap ikan,” dan kita juga dipanggil untuk mempercayai Yesus dengan “berani menebarkan jala Injil ke lautan dunia.”

paus 2
INDONESIA PAPAL VISIT COMMITEE / IWAN JAYADI

Menyadari bahwa kita sering menemukan alasan untuk menolak panggilan tersebut, Paus Fransiskus mengundang umat beriman untuk merangkul kerendahan hati dan iman seperti Petrus, yang menaati panggilan Tuhan meskipun setelah mendapatkan kegagalan dan kekecewaan sebelumnya. Beliau mengingatkan kata-kata St. Teresa, yang sering berkata, “Ketika kita tidak punya apa-apa untuk diberikan, berikanlah kekosongan itu. Dan meskipun tidak menuai hasil, jangan pernah lelah untuk menabur.”

Bermimpi dan Membangun Peradaban Damai

“Saudara-saudari,” Paus Fransiskus menyimpulkan, “saya juga ingin mengatakan kepada kalian, kepada bangsa ini, kepada kepulauan yang indah dan beragam ini, jangan pernah lelah berlayar dan menebarkan jala, jangan pernah lelah bermimpi dan membangun kembali peradaban damai!”

“Beranilah selalu bermimpi tentang persaudaraan!“

Paus melanjutkan dengan mendorong umat untuk “menabur benih cinta, dengan percaya diri menapaki jalan dialog, dan terus menunjukkan kebaikan dan keramahan kalian dengan senyuman khas kalian.”

Diterjemahkan dari https://www.vaticannews.va/en.html

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...