VATIKAN – Pope Leo XIV menyerukan kepada para pemimpin dunia agar mengingat kembali tanggung jawab moral mereka untuk mengupayakan perdamaian, menyusul meningkatnya kekerasan di kawasan Middle East setelah serangan udara yang dilakukan oleh United States dan Israel terhadap target di Iran.
Dalam doa Angelus yang disampaikannya di Vatikan pada Minggu (2/3), Paus menegaskan bahwa perdamaian tidak dapat dibangun melalui ancaman timbal balik maupun penggunaan senjata yang membawa kematian. Ia memperingatkan bahwa kekerasan hanya akan memperdalam luka dan memperluas penderitaan masyarakat sipil.
Bapa Suci menekankan pentingnya dialog yang tulus dan bertanggung jawab sebagai satu-satunya jalan menuju stabilitas. Menurutnya, komunitas internasional harus mengedepankan diplomasi dan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memperkeruh situasi.
Paus juga mengungkapkan kekhawatiran atas potensi meluasnya konflik yang dapat berdampak serius terhadap perdamaian regional dan global. Ia mendorong semua pihak untuk menghentikan spiral kekerasan dan kembali ke meja perundingan.
Menutup seruannya, Paus Leo XIV mengajak umat beriman di seluruh dunia untuk berdoa bagi perdamaian, agar masyarakat yang terdampak konflik segera merasakan keamanan, keadilan, dan harapan baru.
Sumber : Vatican News
