Pekan PraPaskah Kedua: Pola Hidup Sederhana

0
375

Manado – Pada pekan Prapaskah Kedua tepatnya, Selasa 27 Februari 2024, umat Wilayah Rohani (Wilroh) Sta Rosa de Lima melaksanakan ibadat sabda yang bertempat pada kediaman Keluarga Nangon-Rompis.

Sedikit berbeda dengan ibadat sabda sebelumnya, ibadat kali ini dibawakan oleh Sdra. Emanuel Narahawarin (Guntur) sekaligus memberikan pendalaman tema APP tahun 2024 kepada umat yang hadir.

Tema APP 2024 Keuskupan Manado yakni “Ekonomi Berkeadilan Ekologis”. Tema tersebut dirumuskan dalam 5 sub-tema.

Pada kesempatan ini Saudara Emanuel (Guntur), membawakan pendalaman sub-tema yang pertama yaitu “Pola Hidup Sederhana”.

Pertama-tama, Guntur menjelaskan tentang inspirasi awal sehingga diangkatnya tema tahun ini yaitu diantaranya terinspirasi dari ensiklik-ensiklik yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus. Ensiklik Laudato Si’ yang berbicara soal jeritan dunia yang semakin menderita, serta Ensiklik Laudate Deum yang menyinggung tentang relasi manusia dengan alam.

Pada pendalaman sub-tema yang pertama, yaitu “Pola Hidup Sederhana”, Saudara Guntur menjelaskan bahwa hidup sederhana dapat dimaknai dengan “tidak tamak dan tidak berlebihan, artinya kita mengambil atau menggunakan hanya sesuai kebutuhan saja dengan maksud demi hidup yang berkelanjutan. Adil bukan hanya untuk kita manusia yang hidup saat ini, melainkan untuk alam dan anak-cucu kita yang akan hidup dimasa yang akan datang”.

Saudara Guntur membuka interaksi dengan umat dalam memilih komitmen apa yang akan diambil untuk dipraktekan bersama. Umat yang hadir sepakat dan memilih komitmen untuk “makan secukupnya” yang nantinya akan dipraktekkan sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti pendalaman sub-tema kali ini.

Selanjutnya, ibadat dan pendalaman tema APP pun berakhir dan dilanjutkan dengan santap kasih bersama. Sebanyak kurang lebih 16 umat yang hadir, bersama pemimpin ibadat, “makan secukupnya” dalam santap kasih yang telah disiapkan oleh keluarga.

_(Komsos WR Sta. Rosa de Lima, Romario Pratasik dan Fernalitha Nangon)_

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini