Banggai – Rangkaian kegiatan pelatihan nyanyian musik liturgi gereja yang diselenggarakan LP3KD Kabupaten Banggai Laut akhirnya di tutup pada Selasa (16//12/2025). Acara penutupan dilaksanakan pada pukul 19.00 WITA di ruang aula pastoran dan dihadiri oleh panitia dan peserta serta Pastor Aldrin Rey MSC selaku pemateri utama.
Pada momen ini, ketua panitia, Marselus Lasokan S.Fil. menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras dan kepada para peserta yang telah berupaya mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya sehingga rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan baik.
“Selaku ketua panitia, saya berterima kasih kepada rekan-rekan panitia yang telah bekerja dengan keras dan juga kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik pula”, ucapnya.

Ia kemudian mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Pastor Aldrin Rey MSC yang telah bersedia meluangkan waktu di tengah jadwal yang padat untuk datang memberi pelatihan musik liturgi gereja kepada umat di Paroki Raja Damai Banggai.
“Secara khusus, saya ucapkan terima kasih kepada Pastor Aldrin Rey MSC yang telah bersedia datang dan memberi pelatihan musik liturg kepada kami umat di Paroki Raja Damai Banggai. Meskipun jarak jauh membentang dan jadwal yang sangat padat, Pastor Aldrin tetap mau dang untuk kami. Sekali lagi terima kasih”, tutupnya.
Beberapa peserta kemudian diberi kesempatan mengungkapkan kesan yang mereka rasakan selama kegiatan ini. Bapak Sirus Totuuk, salah satu peserta dari Stasi Pososlalongo menyampaikan bahwa pelatihan ini begitu berkesan baginya. Salah satu bagian pelatihan yang begitu membekas di hati dan ingatannya adalah latihan mencipta nyanyian inkulturasi.
“Pelatihan ini sangat berkesan bagi saya, terutama pada bagian mencipta lagu inkulturasi. Untuk itu, saya mau berterima kasih kepada panitia dan terutama Pastor Aldrin yang telah memberi banyak pengetahuan tentang nyanyian dan musik liturgi gereja kepada kami”, ungkapnya.

Pada kesempatan terakhir, Pastro Aldrin Rey MSC mengungkapkan bahwa ia sangat gembira bisa hadir di tengah-tengah umat yang begitu antusias mengikuti pelatihan ini. Ia mengakui bahwa waktu pelatihan ini begitu terbatas. Meskipun demikian, ia yakin umat yang mengikuti pelatihan dapat memetik sesuatu dan dapat memraktekannya di komunitas masing-masing.
“Terus terang, saya merasa gembira bisa hadir di sini dan melihat antusiasme umat yang begitu tinggi terhdap pelatihan ini. Memang waktu kita terlalu singkat untuk lebih mendalami musik liturgi gereja yang begitu kaya. Meskipun singkat, saya yakin bapak ibu yang hadir saat ini dapat memetik sesuatu dan kemudian mempraktikannya di wilayah rohani atau stasi masing-masing”, tuturnya. ***
