BerandaBerita KomsosPulang Kepada Bapa Yang Maharahim dan Ampunilah Sesamamu!

Pulang Kepada Bapa Yang Maharahim dan Ampunilah Sesamamu!

Published on

spot_img

Manado – “Jangan takut datang kepada Allah. Allah tidak pernah menolak orang berdosa yang bertobat,”

Ungkapkan Selebaran Pastor Johanis Ohoitimur, MSC (Yong), dalam Homili dengan tema, ‘Pulang Kepada Bapa Yang Maharahim dan Ampunilah Sesamamu!’ pada Misa kedua, Hari Minggu Prapaskah IV (Laetare), bertempat di Gedung Gereja St Mikael Perkamil Manado, Minggu, (30/03/2025).

Menurut Pastor Yong, dalam masa prapaskah ini kita diundang untuk membiarkan diri didamaikan dengan Allah melalui Kristus. Tuhan tidak pernah menolak orang berdosa yang percaya bahwa kerahiman Allah akan mengubah kehidupan kita.

Pastor Yong menyampaikan, kisah anak yang hilang dalam Injil hari ini sudah sering kita dengar dan baca. Ada 2 anak bersaudara, yang bungsu minta bagian warisannya dan pergi meninggalkan rumah bapanya; yang sulung tetap hidup di rumah bapanya.

“Yang bungsu pergi menghabiskan kekayaan dari rumah bapa, sampai jatuh miskin, hidupnya terpuruk sampai sama dengan binatang. Ia kemudian sadar dan dengan rendah hati kembali ke rumah ayahnya. Si anak sulung ternyata tidak suka dengan kembalinya si bungsu,” tuturnya.

Lanjut Pastor Yong, pertanyaan, siapakah si bungsu itu? Siapakah si anak sulung itu? Dan, siapakah bapa yang baik hati itu? Pertama, si bungsu adalah kita manusia; kita dianugerahui begitu banyak rahmat dari Allah. Tetapi kita sering kali meninggalkan rumah Allah, kita membawa rahmat Allah dan menghabiskannya dalam hidup yang penuh dosa, banyak cacat celah.

“Dalam masa Prapaskah ini kita diundang untuk mengambil keputusan seperti si anak bungsu. Menyadari keadaan kita, dan dengan rendah hati kita kembali ke rumah bapa. Bapa yang baik itu adalah Allah yang maharahim, yang menunggu kedatangan kita, menunggu kita di jalan hidup yang baru. Allah akan menyambut kita, mengampuni dosa kita, memulihkan kehidupan kita, hidup kita menjadi baru di rumah Tuhan,” ujarnya.

Pastor Yong menegaskan, kedua, si anak sulung adalah kita juga. Kita sering kali tidak mau mengampuni orang lain, seperti si sulung tidak mau menerima kembali adiknya. Hari ini kita diundang untuk rela mengampuni orang lain. Yesus hari ini meyakinkan kita untuk turut bergembira dengan pertobatan atau kembalinya orang lain kepada Allah.

“Agar kita termotivasi untuk kembali kepada Tuhan melalui pertobatan dan supaya kita bersedia mengampuni orang lain, hendaklah kita ingat bahwa sejak kita dibaptis kita berada di jalan Tuhan, bahwa Tuhan mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya untuk menikmati anugerah hidup yang baru,” paparnya.

Pastor Yong mengungkapkan, Injil hari ini menyampaikan 3 inti pesan, kita manusia sangat rapuh, punya kecenderungan menyia-nyiakan rahmat Tuhan yang ada pada kita. Kita mudah jatuh dalam dosa.

“Allah itu maharahim, penuh kasih, dan selalu menunggu kita kembali kepada-Nya. Ia tidak menghukum, melainkan merangkul kita dengan kasih-Nya,” tandasnya.(man repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

Paus Leo XIV Ajak Dunia Hentikan Perang dan Buka Jalan Dialog

VATIKAN – Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi konflik yang terus memanas...

Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia 2026: “Menjaga Suara dan Wajah Manusia”

VATIKAN – Pope Leo XIV menetapkan tema Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 tahun 2026...

Paus Leo XIV: Perdamaian Terwujud Ketika Manusia Bersatu dalam Kasih

Paus Leo menegaskan bahwa ancaman perang hanya dapat diatasi ketika manusia mampu bersatu dalam...

Paus Leo XIV Ajak Umat Berdoa untuk Perlucutan Senjata dan Perdamaian

Umat Katolik di seluruh dunia diajak untuk mendoakan perdamaian dan perlucutan senjata sebagai intensi...

More like this

Paus Leo XIV Ajak Dunia Hentikan Perang dan Buka Jalan Dialog

VATIKAN – Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi konflik yang terus memanas...

Pesan Paus Leo XIV untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia 2026: “Menjaga Suara dan Wajah Manusia”

VATIKAN – Pope Leo XIV menetapkan tema Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 tahun 2026...

Paus Leo XIV: Perdamaian Terwujud Ketika Manusia Bersatu dalam Kasih

Paus Leo menegaskan bahwa ancaman perang hanya dapat diatasi ketika manusia mampu bersatu dalam...