BerandaBerita KomsosRayaan HUT ke-30 Imamat, Pastor Jan Koraag Berpisah dengan Umat Paroki GPI

Rayaan HUT ke-30 Imamat, Pastor Jan Koraag Berpisah dengan Umat Paroki GPI

Published on

spot_img

Hari Ulang Tahun Imamat ke-30 menjadi momen kegembiraan dan haru bagi Pastor Jan Silvianus Koraag Pr. dan umat Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI). HUT ke-30 Imamat pada 25 April 2026 itu ternyata juga merupakan perpisahan dengan Pastor Alo sapaan akrab Pastor Yan yang akan bertugas di Keuskupan Manado.

Pesta Imamat dari Pastor Alo dilaksanakan melalui misa yang dihadiri DPP, DPS, umat wilayah rohani, kelompok kategorial dan keluarga dan kenalan. Selanjutnya dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan santai di pelataran pastoran yang juga dihadiri Pastor Paroki Pst Fransiscus Antonio Runtu Pr., serta Pastor Neomis Pst., Valentino Pandelaki Pr.

Pada kesempatan itu Pastor Alo berterima kasih diberi kesempatan melayani dan bisa bersama-sama umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI selama 3 tahun.

4765ed6a e276 4b9b 979f e1b6bc0e090d

“Terima kasih kepada Pastor Paroki, DPP pengurus stasi, wilayah rohani, kelompok kategorial dan seluruh umat yang telah menerima saya dengan kekurangan selama ini. Torang tetap akan bertemu lagi,” ujar Pastor Alo.

Pastor Jan Koraag, mengungkapkan motto Imamatnya yaitu Filipi 4:13 “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

Sementara itu Pastor Valentino Pandelaki mengungkapkan ada kesedihan harus berpisah dengan Pastor Alo yang sudah setahun berkarya dan melayani umat bersama di Paroki GPI. Pastor Angki Runtu pada kesempatan itu mengakui kelegahannya melepas Pastor Alo yang akan bertugas mendampingi Uskup Manado.

“Kita legah melepas kawan saya ini. Mengapa legah, karena mungkin dia menderita di mendampingi saya. Kelegahan, senang  karena kawan saya ini akan mendapat tugas baru mendampingi bapak Uskup,” ujar Pastor Angki.

Lebih lanjut Pastor Angki memaparkan dan memuji kelebihan Pastor Alo. Menurutnya Pastor Alo itu seorang imam yang sabar, kuat, loyal, melaksanakan tugas dengan tuntas tanpa mengeluh.

“Saya salud dan memuji Pastor Alo ini yang sabar mendampingi saya biar dapa-dapa marah. Pastor Alo ini kuat, biar sakit-sakit apapun tugas yang diberikan kepadanya dia laksanakan tanpa mengeluh. Pastor Alo sebagai imam diosesan sangat loyal pada pimpinannya walaupun saya itu lebih muda dari dia,” papar Pastor Angki memuji kelebihan rekannya itu.(Roy)   

KONTEN POPULER

Latest articles

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...

BATAHA SANTIAGO: SANG RAJA MANGANITU YANG MEMILIH MATI DARI PADA TUNDUK KEPADA PENJAJAH

Sejarah, Perjuangan, dan Nilai-Nilai Kepahlawanan Raja Bataha Santiago Tahuna – Bataha Santiago merupakan salah satu...

More like this

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...