Reli Rosario di Paroki Yesus Gembala Baik, Paniki

0
265

Paroki Yesus Gembala Baik Paniki, Manado akan memasuki usia ke-23 pada tanggal 14 September 2017 yang akan datang bertepatan dengan Pesta Salib Suci. Dan untuk mengawali rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-23 ini, diselenggarakan kegiatan Reli Rosario yang juga sekaligus sebagai pembukaan bulan Maria. Kegiatan Reli Rosario ini juga menjadi penanda dimulainya berbagai macam kegiatan dalam rangkaian acara menyambut HUT Paroki ke-23. Adapun kegiatan-kegiatan lainnya tersebut antara lain, Lomba Koor, Lomba Pendarasan Mazmur, Cerdas Cermat Pengetahuan Agama Katolik, serta pertandingan-pertandingan olah raga yang diikuti oleh seluruh umat se-Paroki Yesus Gembala Baik Paniki, Manado.

Kegiatan Reli Rosario, yang diadakan pada hari Minggu 30 April 2017 ini mengambil tempat start di Stasi St. Carolus Boromeus Kima Atas, diawali dengan Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Paroki, yakni Pst. Frediangko Samudia, Pr tepat pk.16:45 WITA. Dan dalam homilinya, Pst. Frediangko mengajak umat sebagai putra putri Bunda Maria untuk mau menjadi saksi kabar suka cita dan menjadi ‘utusan’ layaknya para murid yang berjumpa Yesus dalam perjalanan ke Emaus. Emaus sendiri bisa diartikan sebagai ‘Engkau Menjadi Utusan’, dimana berawal dari perjumpaan murid dengan Yesus di jalan menuju Emaus, para murid lantas menjadi utusan dan pewarta kabar suka cita ke seluruh dunia.

Selesai mengikuti Perayaan Ekaristi di bawah ‘tenda darurat’ yang dibangun oleh umat Stasi Kima Atas, karena bangunan gereja sementara dirubuhkan dan dalam tahap pembangunan, umat lantas berbaris dengan rapi sesuai wilayah rohaninya masing-masing guna bersiap melanjutkan dengan kegiatan Reli Rosario. Panitia telah menetapkan nomor urut keberangkatan tiap tim peserta Reli Rosario sehingga seluruh umat dapat mengikutinya dengan tertib. Jumlah seluruh tim peserta terdiri dari 44 Wilayah Rohani dengan jumlah umat yang ikut dari setiap Wilayah Rohani beragam, yakni mulai dari 10 orang perwakilan hingga hampir 70 orang perwakilan setiap timnya mulai dari anak-anak, remaja, OMK hingga orang tua.

Reli Rosario yang dimulai start tim pertama pada pk.18:30 dan dilepas secara simbolis oleh Pst. Frediangko Samudia, Pr ini mengambil jarak tempuh +/- 6 Km dimulai dari Stasi St. Carolus Boromeus, Kima Atas dan berakhir di seputaran kantin pembangunan Gereja St. Teresa dari Calcuta, Griya Paniki Indah (GPI). Dimana selama perjalanan tersebut, para peserta khusuk dan tenggelam dalam doa, melambungkan puji-pujian, kidung, litani orang kudus serta tentunya berdoa rosario. Di akhir perjalanan, Panitia mendirikan Gua Maria dan mentahtakan arca Bunda Maria di dalamnya, dimana para peserta dipersilakan mengakhiri perjalanan doanya dengan tunduk dan berdoa di bawah arca Bunda Maria seraya menerima berkat dari Pastor Paroki yang telah menunggu mereka dan memberikan berkat satu persatu kepada setiap tim perserta yang berhasil menyelesaikan perjalanan doanya.

Tak berhenti hanya di situ, Panitia juga menyediakan kantin dan menjual makanan maupun minuman bagi umat yang telah melakukan perjalanan doa, dimana seluruh hasil penjualan makanan dan minuman tersebut digunakan bagi pembangunan gereja. Panitia juga  mengundang para Frater untuk bertugas sebagai Dewan Juri guna memberikan penilaian terhadap proses perjalanan Reli Rosario yang diikut oleh para peserta. Dewan Juri terdiri dari Fr. Andreas Titirloloby, Pr, Fr. Petrus Serin, Pr dan Fr. Michael Tumondo, Pr. Adapun 5 tim peserta yang mendapatkan nilai tertinggi adalah:

  1. Wilayah Rohani St. Benedictus
  2. Wilayah Rohani Sta. Theresia Avila
  3. Wilayah Rohani Sta. Margaretha Maria Alacoque
  4. Wilayah Rohani St. Aloysius Gonzaga
  5. Wilayah Rohani St. Thomas Becket

Berkat Tuhan sungguh terasa dalam seluruh kegiatan ini, mulai dari pembukaan hingga akhir, dimana telah diberikan cuaca yang cerah sehingga semua umat peserta Reli Rosario dapat menyelesaikan perjalanan doa mereka dengan baik hingga di garis finish. Semoga akhir Reli Rosario ini menjadi awal bagi umat dalam melaksanakan devosi kepada Bunda Maria di bulan Maria pada bulan Mei ini. Juga menjadi awal bagi umat Paroki Yesus Gembala Baik dalam menyambut kegembiraan HUT ke-23 Paroki Yesus Gembala Baik.

@aji_ghun

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini