BerandaRenunganRenungan 26 Februari 2026; Mengetok Pintu Kasih Allah

Renungan 26 Februari 2026; Mengetok Pintu Kasih Allah

Published on

spot_img

Masa Prapaskah adalah waktu rahmat ketika Gereja mengajak kita kembali kepada Allah dengan hati yang lebih jujur dan rendah. Dalam Injil hari ini, Yesus menguatkan kita dengan janji penuh pengharapan: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

Di tengah perjalanan Prapaskah, kata-kata ini menjadi undangan untuk tidak lelah berdoa, meskipun doa-doa kita belum terjawab seperti yang kita harapkan. Prapaskah mengajar kita bahwa doa bukan sekadar meminta, tetapi juga mencari kehendak Allah dan mengetuk pintu hati-Nya dengan ketekunan.

Yesus menggambarkan Allah sebagai Bapa yang penuh kasih. Seperti seorang ayah yang tahu apa yang terbaik bagi anaknya, Allah tidak pernah memberi “batu” atau “ular” kepada kita. Kadang apa yang kita minta tidak kita terima, bukan karena Allah menolak, melainkan karena Ia sedang membentuk hati kita agar siap menerima yang sungguh baik menurut rencana-Nya.

Prapaskah adalah masa pemurnian keinginan. Kita diajak bertanya:
apa yang sebenarnya saya minta dari Tuhan?
apakah doa saya masih berpusat pada diri sendiri, atau sudah terbuka pada kehendak Allah?

Yesus menutup sabda-Nya dengan hukum kasih: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” Inilah buah sejati dari doa dan pertobatan. Puasa dan doa akan hampa bila tidak menghasilkan belas kasih, kepedulian, dan pengampunan kepada sesama.

Maka, di Masa Prapaskah ini, setiap kali kita mengetuk pintu kasih Allah dalam doa, kita juga diajak membuka pintu hati kita bagi sesama. Ketekunan kita dalam doa harus sejalan dengan kesediaan kita untuk mengasihi secara nyata, meski itu menuntut pengorbanan.

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

Mengandalkan Rahmat Tuhan di Tengah Kelemahan, Pesan Pastor Jacob Adilang dalam Misa Pagi di Guaan

GUAAN, BOLTIM – Sebelum bertolak menuju Kota Manado usai mengikuti rangkaian Konferensi VIII dan...

Berdoalah dengan Hati, Bukan dengan Banyak Kata

"Karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepada-Nya." (Matius 6:8) Dalam kehidupan...

Bacaan Injil dan Refleksi, 28 Maret 2026

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa...