BerandaBerita KomsosRoh Kudus Di Dalam Hati Umat-Nya

Roh Kudus Di Dalam Hati Umat-Nya

Published on

spot_img

Manado – Pastor Paroki St Mikael Perkamil Manado, RD Aloisius Wenseslaus Maweikere (Wens) mengungkapkan, Pentakosta juga disebut sebagai Minggu Putih. Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sesudah kenaikannya ke Surga.

Hal ini diungkapkan Pastor Wens ketika menjadi Selebran Misa Pertama, Hari Raya Pentakosta dan HUT Gereja Paroki St Mikael pada pukul 07.00 Wita, penyelenggara Misa, Wilroh Sta Elisabeth, Minggu 8/6/2025.

Menurut Pastor Wens dalam khotbah mengatakan Pentakosta atau Pantekosta, juga disebut sebagai Minggu Putih. Pada hari Pentakosta atau Pantekosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sesudah kenaikkannya ke Surga. Sebelumnya Pentakosta adalah hari raya besar agama Yahudi yang disebut “Shavuot atau Festival Oraya”.

“Pesta itu dirayakan tujuh minggu (Yunani Pentakosta berarti kelima puluh), sebab itu juga dikenal dengan nama “Hari Raya Tujuh Minggu,” tutur Pastor Wens.

Lanjut Pastor Wens, Gereja tidak berdiri dari dirinya sendiri, melainkan berkat karunia Roh Kudus, Kristus menjadikan Gereja.

“Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik merupakan ciri-ciri atau sifat Gereja. Melalui 4 ciri itu Gereja menyatakan bahwa yang insani dan yang ilahi bersatu di dalam diri Gereja,” jelasnya.

“Meskipun zaman sekarang sudah masuk pada era digital seperti TikTok, Youtube, FB, IG, Google, dll tapi itu semua tidak mengalahkan Roh Kudus yang turun ke atas dan dalam hati Manusia,” ujarnya.

“Marilah kita sebagai Umat yang beriman berdoa meminta kepada Roh Kudus agar Roh Kudus yang membimbing hidup kita,” tegas Pastor Wens.

Ketua Wilroh Sta Elisabeth, Paula Onibala mengungkapkan, MC Ibu Wahyuni Langelo, Dirigen Ibu Vonne Langelo, Pemazmur Bapak Gerald Lalujan, Madah Pentakosta Bapak Michael Soukotta dan Lektor Ibu Staesy Tukunang.

“Koor WR Sta Elisabeth menyanyikan lagu Misa, lagu selingan dengan sangat merdu dan indah, lagu Puji Syukur yang dinyanyikan bersama umat,” jelasnya.

Menurut Ketua Paula, setelah selesai khotbah Caleb, Paula, Jedd membawakan persembahan atau natura untuk didoakan, kemudian Caleb, Paula, Jedd mendapat berkat dari Pastor.

“Selesai Misa Pastor memberikan berkat buat umat dan mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Paroki Santo Mikael Perkamil,” ungkapnya.

Selanjutnya, umat WR Sta Elisabeth foto bersama dengan Pastor Paroki Wens Maweikere, Pr dan Pastor Johanis Ohoitimur, MSC.

(Komsos WR Sta. Elisabeth Natasha Dirk)

KONTEN POPULER

Latest articles

“Kerahiman Tuhan: Harapan di Tengah Kelemahan”

Minggu Kerahiman Ilahi adalah hari istimewa dalam Gereja Katolik yang dirayakan pada Minggu setelah...

“Gereja yang Bertumbuh dari Iman”

Hari ini kita diajak melihat kembali perjalanan panjang Gereja. Gereja bukan hanya bangunan, tetapi...

Menjadi Remaja yang Kuat dalam Iman

Masa remaja adalah masa yang penuh warna. Ada kebahagiaan, persahabatan, mimpi, tetapi juga ada...

Umat Wilroh Santa Margareta Maria Alocoque Pusat Paroki Berekoleksi Bersama

Banggai – Umat Wilayah Rohani Margareta Maria Alocoque Pusat paroki Raja Damai Banggai berekoleksi...

More like this

Umat Wilroh Santa Margareta Maria Alocoque Pusat Paroki Berekoleksi Bersama

Banggai – Umat Wilayah Rohani Margareta Maria Alocoque Pusat paroki Raja Damai Banggai berekoleksi...

Rayakan Pesta Pelindung Kerahiman Ilahi, Umat Stasi Keak Diajak Menjadi Rasul-Rasul Kerahiman

Banggai – Umat Stasi Keak merayakan pesta pelindung Kerahiman Ilahi pada Hari Minggu Paskah...

Rangkaian Kegiatan Paskah 2026 di Stasi Lokotoy Ditutup

Banggai – Rangkaian kegiatan lomba-lomba di Stasi Santo Yohanes Pembaptis Lokotoy untuk memeriahkan Hari...